Nyctalopia

Nyctalopia

  • WpView
    Reads 543
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 20, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Nyctalopia? Apakah kalian belum tau Nyctalopia? Nyctalopia merupakan rabun senja. Hanya dapat melihat saat di pagi hingga sore hari,itu lah sosok yang mengalami rabun senja. Bagaimana dengan malam? Apakah seorang rabun senja dapat melihat malam? Tentu saja tidak. Mereka tidak bisa merasakan bagaimana indah nya langit yang dihiasi bulan dan bintang saat malam hari. Tapi,adakah seseorang yang selalu menemani nya di malam hari? Adakah seseorang yang selalu membantu nya di malam hari? Jangan lupa tinggalkan Vote & Comment dicerita ini! *** "Gue mau jadi bintang lo selamanya" ~Bintang Putra Pratama~ "Ma-Maksud lo?" ~ Bulan Ananda Hanendra~ "Iya,gue akan selalu ada dan menyinari hidup lo" ~ Bintang Putra Pratama Publish : 27 Juni 2019
All Rights Reserved
#11
alhena
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BULAN (END)
  • CIRCUMPOLAR [NEW VERSION]
  • Mentari Tanpa Sinar
  • Halaman Terakhir Untuk Gara [END]
  • Devilicya [END]
  • Angkasa
  • Khalisya (Matahari Sejati)
  • Langit Senja [𝗧𝗲𝗿𝗯𝗶𝘁]
  • My Paradise Friend [Completed]
  • BULAN [END]

Bulan sosok yang terlahir dengan sejuta kasih sayang, namun pada ahkirnya ia kehilangan sejuta kasih sayang tersebut. Takdir mempermainkan dirinya dengan baik, menyisakan kesedihan di dalam kehidupannya. Menyisakan goresan-goresan yang tidak ia ketahui kapan goresan tersebut akan menghilang, hingga ahkirnya membawa pemeran lain ke dalam kisahnya. Seorang pria yang terlihat dingin_Max. Keduanya hidup dalam permainan takdir yang sama, membawa keduanya kedalam hubungan yang sangat sulit untuk dipahami. Mengharuskan keduanya menjalani takdir agar mendapatkan ahkir dalam cerita keduanya, namun siapa sangka jika takdir akan kembali mempermainkan keduanya dengan tamparan yang lebih kuat lagi. Membuat semuanya kembali terluka dengan alasan yang sama. Takdir kembali berulah,,, "Mama menjebak aku?" Tanya Bulan dengan raut wajah yang tidak bisa di katakan lembut, raut wajahnya penuh dengan marah. "Sayang dengarkan Mama, Mama akan menjelaskan semuanya." Bujuk wanita paru baya_Vivi yang mencoba memegang tangan menantunya. "Jangan sentuh aku." Teriak Bulan sambil menangkis tangan mertuanya. "Jaga tingkah kamu. Dia Mamaku!" Teriakan pria itu begitu lantang dan hanya di tanggapi senyum kecewa oleh Bulan. "Kamu sama saja Max, aku sangat membenci kalian." Ucap Bulan dengan mata yang memancarkan masih memancarkan kekecewaan, tapi percayalah rasa kecewa yang ia rasakan kini lebih besar dari dari pada rasa amarahnya. . . . . Bulan & Max Selesai Revisi Jumat 13 November 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines