Last Time

Last Time

  • WpView
    Leituras 64,836
  • WpVote
    Votos 5,594
  • WpPart
    Capítulos 17
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, jun 14, 2023
Ini kisah tentang Melvino Zayyan Arkana, cowok berusia lima belas tahun yang didiagnosis menderita penyakit berbahaya tepat di hari ulang tahunnya. Bagi Arka, dunianya hancur saat itu. Mungkin saja, kematian bukanlah hal yang menyakitkan, dibanding harus terus bertahan hidup. Tapi, tidak bagi kedua orang tuanya. Bersama dengan ini, Arka berusaha membagi kisahnya. Bagaimana ketika dirinya harus menelan pil pahit kehidupan di usia muda. Bagaimana perjuangannya dan kedua orang tuanya. Dan bagaimana kisah ini berakhir.
Todos os Direitos Reservados
#187
sickstoryarea
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Strong Boy (End)
  • Terima Kasih, Benua ✓
  • Aranista
  • Family Line
  • FADING IN THE SILENCE
  • Tolong Ajarkan Aku (END)
  • Can we surrender? (End)
  • My Younger Brother
  • Lembaran Luka | Jay Enhypen (END)
  • Description (Tamat)

Deskripsi Cerita: Laras - seorang ibu usia 48 tshun harus merawat anaknya arkan pratama wijaya yang di usia 13 tahun divonis mengidap Pulmonary Hypertension - penyakit langka yang perlahan mencuri kehidupannya. Sejak saat itu, dunia Laras berubah. Rumah kecil mereka bukan lagi sekadar tempat tinggal, melainkan ruang perjuangan - ruang doa, ruang tangis, ruang harapan... dan sering kali ruang perpisahan yang ditunda oleh cinta seorang ibu. Arkan tumbuh menjadi pemuda 20 tahun yang sabar, pengertian, dan penyayang meski tubuhnya semakin lemah. Hidupnya berteman dengan alat nebulizer, oksigen portable, obat-obatan pahit, dan terapi yang tak pernah usai. Bagi Laras, Arkan bukan hanya anak - dia adalah alasan napasnya. Tidak ada hari tanpa doa, tidak ada malam tanpa tangis lirih, memohon pada Tuhan untuk diberi waktu lebih lama bersama anaknya. Namun hidup adalah tentang menerima - tentang melepaskan di waktu yang paling tidak diinginkan. Cerita ini bukan hanya tentang sakitnya kehilangan, tapi juga tentang perjuangan, ketulusan cinta seorang ibu, dan bagaimana Laras bangkit dari keterpurukan... menjalani hari-harinya tanpa Arkan, namun selalu hidup dalam kenangan dan doanya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo