Last Time

Last Time

  • WpView
    Reads 64,652
  • WpVote
    Votes 5,592
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 14, 2023
Ini kisah tentang Melvino Zayyan Arkana, cowok berusia lima belas tahun yang didiagnosis menderita penyakit berbahaya tepat di hari ulang tahunnya. Bagi Arka, dunianya hancur saat itu. Mungkin saja, kematian bukanlah hal yang menyakitkan, dibanding harus terus bertahan hidup. Tapi, tidak bagi kedua orang tuanya. Bersama dengan ini, Arka berusaha membagi kisahnya. Bagaimana ketika dirinya harus menelan pil pahit kehidupan di usia muda. Bagaimana perjuangannya dan kedua orang tuanya. Dan bagaimana kisah ini berakhir.
All Rights Reserved
#43
sickstoryarea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Couple Ring [Complete]
  • Sama tapi Berbeda [END]
  • Description (Tamat)
  • ADARA [End]
  • Terima Kasih, Benua ✓
  • PAIN (TERBIT) ✔
  • Can we surrender? (End)
  • RAKAYASHA
  • Tolong Ajarkan Aku (END)

Wajib follow sebelum baca 💕 [Sebagian dimasukkan dalam draft karena proses revisi] Rara menghembuskan nafasnya kasar, rasa cemas berkecamuk di benaknya. Di pandangnya Mama Raflan yang kini berada dalam rangkulan hangat Fadli, sesekali Fadli mengusap lembut lengan sang mama. Rara beralih pandang agak jauh, dimana Papa Raflan tengah tertunduk lesu, kedua tangannya berada di kening seolah menumpu beban kepalanya. Terbersit rasa kesal di benaknya, Rara kembali mengingat Mama Raflan yang baru saja menceritakan semua kejadian lengkap yang terjadi. "Kondisi Raflan cukup parah Ra, bahkan pamannya tadi bilang bahwa Raflan hampir saja tidak tertolong.." tangisan itu kembali pecah, betapa berat Mama Raflan untuk menceritakan kembali apa yang telah di jelaskan oleh adik iparnya tadi di ruangannya. "Ini bukan lagi asmanya yang kambuh, tapi penyakit jantungnya kumat.." Mama Raflan berhenti lagi. Mama Raflan menatap Fadli yang terlihat terkejut mendengar hal itu. "Maafin mama nak.." Mama Raflan mengusap lembut pipi Fadli, merasa bersalah bahwa selama ini ia tidak menceritakan keadaan Raflan yang sebenarnya kepada Fadli. Ring Couple 2 : https://my.w.tt/hzE8NN4xGZ Wajib baca Ring Couple 1 sebelum yang kedua. #1 : #ceritasedih 05/09/19 #2 : #penyakit 05/09/19 #3 : #kanker 05/09/19 #4 : #heartattack 05/09/19

More details
WpActionLinkContent Guidelines