MLF 2: Sognare

MLF 2: Sognare

  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 25, 2020
WpInfo
Fiction
Fantasy
Mau Baca silahkan, tidak suka? Tinggalkan. Tapi diusahakan, hargai aku sebagai penulis dan aku tidak meminta lebih. [My Little Fantasy 2] percayakah kamu pada sebuah mimpi? banyak seseorang yang menganggap bahwa mimpi hanyalah bunga tidur tapi tidak menyadari bahwa terkadang mimpi juga punya sebuah arti. dihantui, kadang aku juga suka merasa tidak nyaman selalu dibayangi oleh mimpi. Apa yang terjadi padamu bila kau bisa mengetahui segala kejadian maupun kematian lewat mimpi yang semalam hadir dalam tidurmu? hingga akhirnya, berlarut-larut dalam mimpi membuatmu tak sadar kalau ... sudah dibawa pada duniamu yang lain. dunia yang seharusnya kau tidak ada di dunia tersebut. *** baru deskripsi, don't di judge dulu! minat? baca ceritanya yuk. dibaca doang gak divote gapapa. asalkan hargai aku yang sudah menulis dengan membacanya. Ini bukan Sequel MLF 1 yaaa... story and cover by: hayzrlll hak cipta dilindungi undang-undang!
All Rights Reserved
#34
nightmarewwf2019
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • Girl In Novel
  • Inside Me [END]
  • Fantastic: Stay A Live [END]
  • Dream Walker [END]
  • Papa Mode Imut On
  • Love Life a Reincarnation Couple [END]
  • WITCH WORLD
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • Paper Hearts

Livia tak menginginkan Kennard--bad boy paling ia hindari--menjadi saudara tirinya. Namun suatu malam, Livia mengalami peristiwa tak terlupakan bersama Kennard hingga mengubah perasaan keduanya. *** Meski tak memiliki seorang ibu, Livia Rinshi tetap hidup bahagia bersama ayahnya. Saat menginjak usia enam belas tahun, seharusnya Livia lebih berbahagia karena sang ayah menikah lagi. Tapi, tidak! Hidup Livia tak lagi sama ketika Kennard Vicco, bad boy yang paling ia hindari, menjadi saudara tirinya. **** Jantung aku kayak meledak waktu melihat cowok nggak pakai baju tiduran di kasurku. Aku menjerit kuat-kuat sampai Kennard tersentak dan duduk sambil melongo bego. Berkacak pinggang, aku berjalan ke arah ranjang bersprei Hello Kitty. "Ngapain kamu tidur di sini?!" Senyuman Kennard tersungging bikin wajahnya semakin tampan. Tapi, aku nggak pernah tergoda bujukan setan. "Biasa aja kali. Nggak usah ngegas," ujarnya rese. "By the way," Kennard turun dari ranjang dan berdiri di hadapan aku, "Mulai sekarang, lo kudu nurut apa kata gue atau ...." "Ihh ... nggak mau!" tolakku sambil memalingkan muka ke arah jendela, takut khilaf karena ngeliat otot perut Kennard. "Kalo lo nggak mau," Wajah Kennard mendekati aku, "Gue bakal bilang ke Bunda, semalam lo pergi ke mana." Mataku melebar, mulutku terbuka, perutku juga mulas, sementara Kennard menyeringai sadis. Oh, puh-lease! Aku ketahuan si Iblis! #BukanTeenlitBiasa ❤️ Dilarang baca jika kamu lemah iman, tak sanggup menerima ke-uwu-an, atau takut baper yang berkepanjangan. ❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines