Dennis & Dira

Dennis & Dira

  • WpView
    Lecturas 143
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, dic 9, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
Sebab khayal selalu dapat mengantarkan kita pada rasa bahagia. Seperti bahagia yang terukir pada diri sepasang remaja dalam cerita ini. Ketika malam-malam mereka terisi penuh dengan obrolan tentang masa depan, memenuhi untaian kalimat dengan rasa optimis seolah jari jemari mereka mampu merangkai semesta. Padahal, tidak ada yang tahu. Tentang cahaya yang perlahan meredup diantara mereka. Tentang luka yang perlahan menggiring mereka pada kenyataan yang sesungguhnya. Serta rahasia-rahasia lain yang disembunyikan Tuhan darinya. Mereka hanya sekedar buah manis dari percintaan masa remaja yang mencari jawab tentang segala hal didunia ini. Tentang cinta, yang semula indah bagi keduanya. ©2019 resqitacha
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Elegi Rasa : Pergi
  • Perempuan Kahfi
  • Amami
  • Pangeran Kelas
  • LEITHLEACH
  • ASRAR|
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • you again ✔
  • Perihal Waktu [ REVISI ]

Kadang menjadi begitu terlambat menyadari sesuatu akan membekaskan rasa sakit yang tak lekang oleh waktu. Saat cerita yang kelewat singkat dilalui menghantarkan pada sakit yang menghantui. Safir sudah merasakannya. Dua kali dalam hidup ia seperti dipermainkan rasa. Nila yang tak mau melihat. Dan Bianca yang pergi pada sesuatu yang tak terlihat. Ketika sepi melanda. Bukannya pada dunia yang luas, hanya pada dunianya sendiri yang tiba-tiba runtuh. Safir merasa begitu buruk di mata Bianca. Merasa begitu lelah di hadapan Nila. Dan malam itu, harusnya ia berusaha lebih keras. Saat si gadis berkata, "Aku pamit pulang, ya." Harusnya Safir membujuk lebih tegas. "Biar aku yang antar." Kenyataannya, Safir menjadi begitu terlambat. Saat rasa itu mulai tertambat. Hatinya justru sakit tanpa ada yang membebat.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido