Surat Rindu

Surat Rindu

  • WpView
    Reads 131
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 5, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
" Selamat malam Mentari Kau salah rumah Rumahmu disiang hari Setelah ini... Ku antar kau pulang Kata angin... Ratu sedang dihantui Rindu Apakah aku boleh mengusir Rindu itu? Aku tak peduli diizinkan atau tidak Yang pasti aku akan mengusir rindu itu. ..." Peristiwa dimasa lalu membuat Ratu menyesal. Penyesalan memang selalu datang tepat diakhir. Sekarang Ratu harus merasakan akibat dari tindakannya dulu. Ia tak bisa bertemu dengan Raja yang sudah memiliki zona nyaman yang baru. Yang pasti bukan dengan dirinya. Mungkin zona nyaman Raja saat ini adalah Fayla.
All Rights Reserved
#17
rajadanratu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perempuan Kedua
  • Aku Dan Dimensi Hujan
  • Fate of the Queen
  • Berbahagialah Dengan Rumah Barumu
  • Rindu yang asing (REVISI)
  • Love Destiny
  • Senyum Ditengah keramaian

Sepuluh tahun menjalani pernikahan, Arman dan Mutia adalah pasangan sempurna di mata orang-orang terdekatnya. Arman tampan, dan memiliki karier yang mapan. Mutia menarik, dengan karier yang tak kalah cemerlang. Keluarga mereka semakin sempurna oleh kehadiran dua putri yang cantik. Tetapi di balik itu, tidak ada yang tahu sedalam apa luka hati Mutia karena sang suami masih dekat dan bekerja bersama mantan pacar semasa kuliah yang bernama Arini. Juga tidak ada yang tahu, di balik karakternya yang kalem dan menawan, Arman harus jatuh bangun demi tampil sempurna di hadapan keluarganya. Tanpa mereka sadari, keduanya terlalu sibuk menyelamatkan ego masing-masing dengan meneggelamkan diri pada pekerjaan. Tanpa mereka sadari, pernikahan mereka telah menjadi muara yang kosong tanpa makna. Lalu peringatan itu datang dalam bentuk foto Arman bersama Arini. Membuat Mutia harus mengobrak-abrik zona nyaman yang selama ini dia pertahankan demi keutuhan keluarga. Serta memberanikan diri untuk mengupas lapis demi lapis karakter Arman, dan mencari semua rahasia hidup pria yang telah menjadi suaminya ini. Pada akhirnya, Mutia tiba pada pertanyaan, apakah dia masih punya alasan untuk bertahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines