Sajak Rasa

Sajak Rasa

  • WpView
    Reads 417
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 8, 2020
Ini adalah aku. Aku yang selalu tersenyum di depan semua orang. Namun dibalik semua senyum dan tawa ku, terdapat rahasia yang nyaris terbongkar. Ini adalah catatan ku yang penuh rahasia. Rahasia besar yang hampir semua orang tidak menduganya. Rahasia yang sulit dipercaya dan sulit dijelaskan. Namun hanya padamu aku bagikan semua rasa ini. I trust you.
All Rights Reserved
#584
reading
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • dimana janji tersebut
  • Hidden Angel [ Huang Renjun]
  • ELBRASTA
  • YOU
  • My Halu Come True {Completed}βœ…
  • Pertemuan yang tidak disengaja [ END ]
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • CAROUSEL
  • Perfect Love
  • LUPA BAWA NYALI

"gue benci lo nay" ujar lasya menatap penuh amarah ke arah shanaya yang sedang di gendong oleh aksa menuju uks. tanpa sengaja naya melihat ke belakang dan melihat lasya sedang menatap mereka dengan mata tajamnya itu. πŸ’« "ayah janji ya, jangan lupain aku. dan ayah harus ingat kalau anak ayah yang asli itu shanaya Cherrye elvander. aku dan anak itu beda marga yah" pak el mengangguk tersenyum lebar dan mengelus kepala anaknya "iya ayah janji" "janji tetaplah janji, dan janji tidak akan bisa untuk di ingkari yah" pak el mengangguk. πŸ’« " aku ga akan pernah suka sama kamu sa, jadi tolong cari cewe lain yang lebih sempurna dari aku ya sa" ucap shanaya membenarkan pony rambutnya " menurutku kamu itu udah lebih dari sempurna nay" πŸ’« "jangan tinggalin aku ya nar, sekarang aku hanya punya kamu. kalo kamu ninggalin aku, nanti aku kesepian" "iya, aku janji" mereka berjanji dan berpelukan. πŸ’« "kenapa kamu jahat, kamu bilang kalau kamu suka aku. tapi kenapa setelah kamu pergi dan akan kembali, kamu harus pergi juga" "kenapa kamu merenggut nyawa kekasihku laut, dia salah apa" "kalo kamu merebutnya, aku tidak punya rumah. rumah yang tadinya utuh sekarang harus roboh lagi" "kamu juga. kan kamu juga sudah berjanji untuk kembali ketemu aku, tapi sekarang aku harus kehilangan kamu untuk selamanya"

More details
WpActionLinkContent Guidelines