We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sebuah Rasa

Sebuah Rasa

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sat, Dec 14, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Aku lelah jika harus berpura pura dibalik perasaan Yang tak pernah menentu siang Dan malam ini. Entah kapan kau Akan mengatakannya? Aku berharap semoga kamu tidak terlalu lama membiarkan aku menunggu kamu,untuk bisa lebih memahami sikapku saat aku tak ingin mengatakannya. Lalu apa perhatianmu selama ini? Semua harapan Yang kamu kasih palsu? OH. Aku masih tak tahu kenapa aku masih menunggu kamu, walaupun hati kamu sudah dimiliki orang lain. Dan aku masih tetap menunggu seperti pada akhir semua kisah penantianku. Auberta Rima Vernanda Genandra Raditya Putra
All Rights Reserved
#172
gantung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • YOU
  • [END] Blind Rainbow
  • ANGKASA
  • (N)ever Be Real [END]
  • ADEUS
  • I HOPE [END]
  • Mungkin? (Tamat)
  • Perjuangan Yang Tak Dihargai(TAMAT)
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Abu-abu [TAHAP REVISI]
YOU

Cerita lepas tidak dari sequel manapun ⚠⚠⚠ MENGANDUNG UNSUR DEWASA DAN KEKERASAN. 19+ Malam Biru Kanandrea Bertemu kamu adalah hal yang tak pernah aku duga, apalagi untuk dicintai lelaki seperti kamu yang tak pernah aku bayangkan. Beribu rasa sakit hati, amarah, kekecewaan semuanya bercampur menjadi satu. Tapi aku tak pernah sadar, jika diam-diam aku mencintai kamu. Namun saat aku sadar, semuanya sudah berakhir. Kamu pergi, kamu menghilang disaat aku tahu alasanmu sebenarnya. Akas Delvin Baruna Menunggumu di tempat yang sama membuatku lelah, mengagumimu diam-diam tanpa berani kuungkapkan cinta membuatku tahu bagaimana arti dari menunggu. Sebab kamu tak akan pernah tahu seberapa sakitnya aku melihatmu dengannya, aku hancur. Apalagi saat aku tahu dia ingin melukaimu, aku tak tega Sayang. Tapi kamu tahu? Perasaan cinta ini seiring dengan kebencianku padamu. Aku harap kamu akan mengerti suatu saat nanti. Sering aku bertanya pada sang Waktu, kenapa aku begitu mencintaimu? Kenapa? Padahal kamulah alasanku menderita selama ini. Tapi kenapa? Kenapa kamu tak pernah sadar jika rasa cintaku itu hanya untuk kamu? Kamu membenciku, kamu membuatku berlaku kasar padamu padahal aku tak ingin. Apakah kamu lebih bahagia jika kulepaskan? Maka pergilah, pergilah sejauh yang kamu bisa. Aku tak akan mengejarmu lagi. ©copyright_2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines