OUR GIBRAN

OUR GIBRAN

  • WpView
    Reads 1,607
  • WpVote
    Votes 107
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing3h 0m
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 9, 2019
Gigi berjalan cepat mengikuti Gibran, sesekali ia memanggil nama Gibran. "Gib!" "Gib, tunggu!" Gibran mencoba berlari agar lebih cepat menghampiri Milka. Sayang, Milka langsung menyebrang dan berlari menaiki taksi diseberang jalan. Gibran tertinggal jauh dan ia tak sempat menyebrang pula. Semakin jauh jarak Gibran, semakin keras suara Gigi untuk memanggil namanya. "Gibran!, tunggu" Gibran menghentikan langkahnya dan menoleh ke belakang. "MAU APA LAGI SIH, LO!!" Bentak Gibran. Gigi tersentak sampai sampai matanya berkaca-kaca tak percaya dengan apa yang Gibran lakukan padanya barusan. 'apa barusan itu?' batin Gigi. Lalu Gibran mencoba merendahkan nada suaranya. "Gi, dengar. Kita udah sepakat jaga jarak dan elo juga udah fine sama Milka. Sekarang apa lagi?" Setelah beberapa detik menahan, akhirnya air matanya pecah. Gigi menangis tetapi mata indahnya masih memandang wajah Gibran dengan ekspresi sedih dan takut. "Gi, Kita udah gede. Seharusnya kita tau apa yang kita lakukan itu benar atau salah.." belum selesai bicara, perkataan Gibran dipotong oleh Gigi. "Tanpa kamu sadar... Tanpa kamu sengaja.. kamu masih kasih peluang buat aku..." Berusaha mengusap air mata yang keluar deras membasahi pipinya. Ia masih terisak, tak kuat menahan. Gibran terdiam kaku mendengar hal itu.
All Rights Reserved
#49
cintasegitiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sumandak Si Jejaka Russia
  • SAKITI AKU! [ ✅ COMPLETED ]
  • Fated to hate you
  • Dia Selamat, Tapi Kenapa Dia Tak Datang Cari Aku?
  • 3 Gadis Bunga (Revamp)
  • Untuk Ayura
  • 𝐊𝐄𝐓𝐔𝐀 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐀𝐖𝐀𝐒 𝐈𝐓𝐔 𝐒𝐔𝐀𝐌𝐈𝐊𝐔! || 𝐂
  • 𝑷𝑹𝑬𝑪𝑰𝑶𝑼𝑺 𝑳𝑶𝑽𝑬 | C
  • TAKDIR DUA RAHSIA [OG]
  • C || TUAH AKALIL : THE BEGINNING

𝐍𝐮𝐫 𝐑𝐚𝐮𝐝𝐡𝐚𝐡 𝐇𝐚𝐳𝐢𝐪𝐚𝐡 & 𝐏𝐚𝐯𝐞𝐥 𝐈𝐯𝐚𝐧 𝐀𝐥𝐞𝐤𝐬𝐚𝐧𝐝𝐫 𝑻𝒉𝒆 𝒃𝒊𝒌𝒆𝒓 𝒘𝒐𝒎𝒂𝒏 𝑿 𝑻𝒉𝒆 𝒂𝒓𝒄𝒉𝒊𝒕𝒆𝒄𝒕𝒖𝒓𝒂𝒍 𝒗𝒊𝒔𝒖𝒂𝒍𝒊𝒛𝒆𝒓 𝒎𝒂𝒏 𝐏𝐚𝐯𝐞𝐥 𝐈𝐯𝐚𝐧 𝐀𝐥𝐞𝐤𝐬𝐚𝐧𝐝𝐫, seorang jejaka Russia yang sedang bercuti di Malaysia, tidak menyangka hatinya akan tertarik pada negeri Sabah bukan saja kerana keindahannya, tetapi juga kerana kelazatan makanan tradisional seperti 'ambuyat' makanan yang sangat terkenal di negeri itu membuatkan hatinya tertarik dengan keunikan yang ada pada negeri itu. 𝐍𝐮𝐫 𝐑𝐚𝐮𝐝𝐡𝐚𝐡 𝐇𝐚𝐳𝐢𝐪𝐚𝐡, seorang perempuan yang berasal dari Negeri Sabah, memiliki rupa paras yang cantik jelita dan mempunyai perwatakan lemah lembut dengan suaranya yang tegas, dia pelajar dan berkerja dalam masa yang sama. Tidak disangka bahawa satu pertemuan itu menjadi satu takdir yang mengubah hidup mereka. Raudhah sudah biasa menyambut kedatangan pelancong atau orang Sabah kata 'Urang putih' tetapi baginya jejaka Russia barat satu ini agak lain daripada lain sehingga mekar satu perasaan yang sukar diungkapkan. "Privet, menya zovut Pavel---" - 𝐏𝐚𝐯𝐞𝐥 𝐈𝐯𝐚𝐧 𝐀𝐥𝐞𝐤𝐬𝐚𝐧𝐝𝐫 "Apa bah kau ni? Sia bukan private bah! Pandai-pandai saja kau panggil saya gatal! Kaulah tu yang menggatal sana tu" - 𝐍𝐮𝐫 𝐑𝐚𝐮𝐝𝐡𝐚𝐡 𝐇𝐚𝐳𝐢𝐪𝐚𝐡 Pavel yang lebih selesa bergurau senda dan mengusik Raudhah yang agak kasar. No plagiarism. 100% ideas from me. Light konflik. Lawak. Cover : Wenzo&Hyreen Start: 27/9/25 End:- #1 lawak 17/3/26 #1 cemburu 2/6/26

More details
WpActionLinkContent Guidelines