Ramadhan Adalah Imamku

Ramadhan Adalah Imamku

  • WpView
    Reads 1,209
  • WpVote
    Votes 242
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 31, 2020
Tidak ada yang tahu jalannya hidup seperti apa yang akan kita tempuh dimasa mendatang, semua mengalir bagaikan air. Dan ini kisahku... Note 1 : "Kalau aku bilang Will You Marry Me kamu jawabnya apa?" Note 2 : "Kalau aku bilang ana uhibbuka fillah gimana?" Note 3 : "Putri Nabilla maukah engkau menjadi istriku, makmumku, ibu dari anak-anak kita kelak?" Terima kasih masa lalu engkau memutar kembali cerita yang telah lampau, tetapi dipihak yang berbeda. Allah punya skenario yang telah dirancang untuk kisah hidupku. ******** "Kata bapak kalau cari suami itu harus pilah-pilah dulu," "Kayak buah aja pake dipilah-pilah segala." ucapnya.
All Rights Reserved
#253
2020
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ikhlas Bersamamu |END|✓
  • Telatkah Kukatakan Ana Uhibbuka Fillah (Sudah Terbit)
  • Kita
  • DI JODOHKAN DENGAN WANITA BERCADAR (LENGKAP)
  • Antara Timur Dan Barat [END]✔
  • Takdirku Untukmu (END)
  • IMAM RAHASIAKU
  • Cintamu Surgaku (END)
  • Assalamualaikum My Future Imam [ SUDAH TERBIT]

⚠️ DON'T COPY MY STORY ⚠️JIKA ADA KESAMAAN NAMA TOKOH, KEJADIAN, LATAR, SUASANA SAYA MOHON MAAF SEBESAR-BESARNYA KARENA ITU DILUAR DUGAAN SAYA! ⚠️ JANGAN BACA DIWAKTU SHALAT, TETAP JADIKAN AL-QURAN PALING UTAMA UNTUK DIBACA ⚠️ CERITA INI DI PERUNTUKAN YANG SUKA BANYAK MEMBACA ____________ Blurb: Berharap Jika kelak, akan ada seseorang yang bisa menerimaku apa adanya tanpa syarat, mencintaiku dengan jujur tanpa tapi, dan menghargaiku tanpa adanya rekayasan. Tak ada yang lebih dia inginkan, hanya satu kebahagiaannya yaitu melihatku selalu tersenyum, dan ketika aku lelah bahunya menjadi sandaran ku tanpa memperdulikan keburukan ku di Masa lalu. Ketika kata "Sah" terucap dari bibir itu, aku menjadi tanggung jawabnya, surgaku ada padanya. Di detik itu juga, aku mencintai suamiku. Berharap pernikahan ini akan membuatku tahu apa arti dari kebahagiaan, tapi tetap saja aku seakan tidak boleh merasakan apa itu kebahagiaan. Lelaki yang kuharapkan akan membimbingku menuju jannah-Nya. Namun itu, hanya harapan yang bisa kurasakan dimimpiku saja. Berusaha tegar dan sabar seperti Khadijah, ku mohon aku tak sekuat itu. Apa ini memang takdirku? Menjadi istri yang hanya sebagai patung yang tak pernah dihargai bahkan tak pernah diperdulikan. Ya Rabb... Aku berserah diri pada-Mu Ini aku Aku yang terus bersabar, bahkan sampai kesabaran itu sendiri merasa lelah dengan kesabaranku... [Sayyidina Ali bin Abi Thalib] High rangking #1 in Spiritual High rangking #2 in Spiritual __________ Start : 7 July 2019 Finish : 16 Februari 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines