Empat Bocah Peraih Mimpi

Empat Bocah Peraih Mimpi

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 5, 2019
"Berawal dari Danil yang terobsesi mengikuti ajang perlombaan musik. Bersama teman sekaligus sahabat semasa kecilnya, Heri, bersama mereka akhirnya membentuk sebuah band dengan mengikut sertakan dua teman lainnya. Awal mula perjuangan mereka adalah dari sini. Empat bocah yang berumur 7 tahun itu memiliki mimpi yang tak biasa, layaknya orang dewasa. Namun mereka percaya dam yakin hingga membawa mereka menjadi salah satu band yang disegani oleh banyak orang. Perjuangan mereka dimulai dari angka tujuh. Tujuh yang berarti usia mereka, para bocah."
All Rights Reserved
#19
metal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Same But Different (Slow Update)
  • •For Our Youngest Brother• { Xodiac }
  • BATTLE OF NIGHT SEASON 2
  • [END] Story of Youth "The Darkz"
  • Our Dream, Our Universe
  • GSS [6] Menuju Cahaya | NEVEL ✓
  • [✓] One Day With Lee Seokmin -Dokyeom SVT ft. 97 Line Boys
  • Pertemuan Singkat ( Xodiac) END ✔️

Cover editor by : @neva_zilex Original idea by : me ❗Xodiac fanfic❗ | semua yang di tulis hanya karangan semata jangan di anggap serius | maaf kalo ada kesamaan di salah satu chapter / nama karakter [Same but different story by xixyaAyaa] Zayyan. Remaja itu sudah memiliki hidup yang di inginkan semua orang sejak masih di kandungan sang ibu. namun suatu hari, sebuah kecelakaan menimpa dirinya dan sosok yang sudah melahirkan nya, ia berhasil selamat namun tak dengan sang ibu. Perlahan warna dalam hidup nya mulai memudar dan bertambah memudar ketika daddy nya membawa sesosok gadis perempuan lebih muda darinya. Sejak itu lah ia tak memiliki semangat hidup jiwa nya seperti sudah melayang ntah kemana dan akhirnya ia bunuh diri di ruang bawah tanah tempat biasa ia di hukum Kepergian nya membuat abang abang nya sadar dan bersalah. namun nasi sudah menjadi bubur tak ada guna nya mereka memperbaiki kesalahan. Lalu suatu hari mereka di pertemukan dengan remaja yang mirip sekali dengan adik mereka yang sudah tiada.

More details
WpActionLinkContent Guidelines