TAKSA
  • WpView
    Reads 179
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 1, 2024
Singgalang, i was fine before you came. Lo bisa melihat betapa bebasnya gue terbang sebelum-sebelumnya. Betapa gue seperti seekor merpati: gue nggak punya ikatan. Gue punya rumah untuk pulang, tujuan sebagai tempat untuk gue datang. As simple as that, gue bebas seperti merpati yang selalu tahu tujuan dan arah jalan pulang. Dan lo, Galang, bahkan bukan rumah ataupun tujuan bagi gue. Lo ibarat 'hanya' sebuah gunung tempat gue singgah sebentar di perjalanan gue. Tapi Galang, kenapa lo patahin sayap-sayap gue? Kenapa lo buat gue stuck, terjebak di tempat yang bukan rumah atau tujuan gue? Galang, gue ini pemberani. Tapi menghadapi lo, gue merasa takut. Dan itu nggak wajar. Lo tahu kenapa? Karena lo adalah elang. Dalam kebebasan seekor merpati kayak gue, gue lupa ada satu tempat yang nggak boleh gue lewati: teritori seekor elang. -Sindara
All Rights Reserved
#3
best
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KARMA (FirstKhaotung) ✔️
  • My Mr.gajeman (Lengkap Sudah)
  • Ketika Kita Menyerah [ END ]
  • aza
  • Broken Glass (FirstKhaotung) ✔️
  • GLEN
  • First love
  • Dream? (FIRSTKHAOTUNG) ✔️
  • Berharap Denganmu

Kehidupan yg tidak mudah menempatkan Khaotung seorang mahasiswa berprestasi dalam sebuah pekerjaan yg kotor dan menjijikkan. Kehidupannya semakin berantakan ketika seseorang dgn sengaja menyebarkan pekerjaan apa yg dilakukan oleh Khaotung selama ini untuk mendapatkan uang. 🔴 mengandung banyak kata kasar, perilaku tidak pantas, aktivitas seksual, serta konten dewasa lainnya. Mohon kebijakannya dalam memilih bacaan yg sesuai dgn usia masing masing. Terima kasih!

More details
WpActionLinkContent Guidelines