Nightmare And Daydream

Nightmare And Daydream

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 6, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"3..2..1.. Siap atau tidak, aku datang," George mengangkat kelopak matanya keatas dan mengawasi sekelilingnya. Dua jam sudah George menjelajahi desanya. Aneh, tak ada tanda-tanda kehidupan. Ia memutar badannya, menghadap ke arah hutan. Menyibakkan dedaunan yang menjadi penghalang matanya untuk menatap kejanggalan ini. Burung-burung terbang menjauhi hutan. Firasatnya buruk, instingnya berkata dia harus segera pergi dari sini. Namun, kakinya tak melangkah barang sedikitpun. Terbesit dengan cepat, seseorang dipikirannya. Seorang gadis yang menemani hari-harinya. Bak cheetah, George mendobrak masuk ke rumah gadis pujaannya. Nihil! Padahal tadi mereka sempat bermain hide-and-seek barang sejenak. George meremas rambutnya, hingga ia merasakan dengan tubuhnya sendiri. Bumi berguncang dengan keras tanpa belas kasihan padanya. "This is it, goodbye, Caroline"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HEARTBREAKING (On Going)
  • Satu Senja Terlambat
  • Dalam Diam
  • Ex or New? [REVISI]
  • CINDY : Sebelum Aku Pergi
  • January
  • Should be Remember
  • Eyes That Never Looked Back I LingOrm [Bahasa Indonesia]

~HEARTBREAKING~ _________________________________________ Perlahan ia melangkah,menepis jarak yang terbentang diantara keduanya.Hingga akhirnya ia mensejajarkan dirinya tepat didepan gadis yang wajahnya kini tampak basah,campuran keringat juga air mata"Berapa?"satu kalimat yang mampu membuat gadis yang tak lain ialah Arum tersentak detik itu juga. "Kak-" "Berapa dia bayar lo?"tukas Adrian dingin,tanpa perduli air mata Arum yang kian tampak deras"sebut aja!Gue bayar 1000 kali lipat-"katanya menggantung dengan pandangan mata yang seolah tengah menelanjangi Arum . "Kak-" "Syaratnya cukup puasin gue sekali,cuma sekali ! listen?"potongnya penuh penekanan disetiap katanya,sementara ditempatnya Arum menggeleng keras seraya menangis tersedu. _________________________________________ WARNING : 17+ "MENULIS TAK SEMUDAH MEMBACA " Story by :orangeflavours Ig :@flavoursorange Twitter : @orangeflavours Youtube : @orangeflavours

More details
WpActionLinkContent Guidelines