PELANGI 🌈

PELANGI 🌈

  • WpView
    LECTURAS 518
  • WpVote
    Votos 165
  • WpPart
    Partes 38
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jul 9, 2019
"Keluarga adalah pintu kebahagiaan, kita tidak pernah tau kapan pintu itu akan rusak." Ini bukan kisah keluarga yang harmonis seperti dalam dongeng, melainkan kisah keluarga yang carut-marut begitu mendapat kekayaan berlimpah. Sang Ayah yang gila jabatan bersanding dengan sang ibu yang mata duitan, sementara ketujuh anaknya tak mendapatkan jatah uang yang cukup sehingga selalu bertengkar demi uang. Keluarga yang berisik, kasar, dan penuh kekerasan! Sementara di tengah mereka ada yang sedang menanti detik-detik maut menjemputnya. Tidak ada yang mau tahu. Mereka tumbuh dengan caranya sendiri-sendiri.
Todos los derechos reservados
#23
uang
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • [✓] Transmigrasi: Kembali Ketahun Ketika Ayah Saya Masih Sekolah
  • A Letter to My Sister
  • ALMA
  • Rumah Kedua
  • mandiri tanpa sosok ibu
  • A Life That Turns
  • dibalik alyksandr
  • Harta, Tahta, atau Nyawa?

(Cina - Indonesia) #noedit Sebelum usia 20 tahun, Lu Yan adalah generasi kedua yang kaya raya dan digendong oleh ayahnya di telapak tangannya. Semuanya berakhir ketika ayahnya Lu Zhen ditipu oleh lawannya dan bangkrut dalam semalam. Orang yang menghancurkan hidup Lu Zhen adalah Shen Kuo, seorang pemula berdarah dingin yang tidak dikenal oleh siapa pun di Jiangcheng. Pria yang sangat dingin ini tidak hanya membangkrutkan perusahaan Lu Zhen, tetapi juga menculik putrinya Lu Yan ke rumahnya. Karena kecelakaan, Lu Yan meninggal dan bereinkarnasi kembali ke masa muda ayahnya. Dia menyaksikan ayah remajanya bergaul dengan sekelompok remaja nakal, tertawa liar dan keras. Dia mencengkeram kerah Shen Kuo dan menepuk wajahnya saat dia mengejeknya, "Ayo, panggil aku ayah." Semua orang tahu bahwa ada dua pria di kelas tujuh yang tidak bisa diganggu. Lu Zhen, seorang putra yang kaya dan berharga, sombong dan mendominasi, jahat sampai ke tulang. Dan Shen Kuo, miskin dan pendiam, dengan kepalan tangan yang kuat dan tubuh yang berotot. Keduanya adalah rival yang tidak cocok. Baru-baru ini, teman sekelas menemukan bahwa seorang gadis mengikuti Lu Zhen dan penampilannya adalah 9 dari 10 seperti dia. Gadis kecil itu sangat lucu, selalu mengikutinya seperti ekor kecil. Dia frustrasi dan melemparkan uang padanya, "Untuk terakhir kalinya, jangan ikuti saya!" Gadis kecil itu akhirnya berhenti mengikutinya nanti. Dia tidak terbiasa sampai dia melihat saingannya Shen Kuo menekannya ke dinding, bertanya dengan suara dingin, "Apakah kamu menyukaiku?" Dia sangat ketakutan dan berkata dengan terisak, "Seperti...seperti..." Lu Zhen hampir meledak, "Bermain-main dengan putriku? Bagaimana kalau kamu memanggilku ayahmu!" Shen Kuo, "Ayah." Lu Zhen, "..." Catatan: jangan lupa buat vote ceritanya karna dengan kalian bantu vote, itu bisa buat ceritanya diliat dan dibaca sama bayak orang.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido