Love But Prestige

Love But Prestige

  • WpView
    Reads 2,932
  • WpVote
    Votes 213
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 8, 2020
"Gue selamatin lo itu cuma karena gue kasihan, karena gue yang bikin lo jadi pingsan, jadi sekarang berhenti ganggu hidup gue, karena lo cuma bakalan jadi PARASIT dalam hidup gue" Ucap panjang Hanafi dengan menekan kata parasit. "Gapapa Kai, ini baru pemanasan aja, gimana lo mau dapetin dia kalau gini aja lo udah cengeng" Ucapnya menyemangati dirinya sendiri, menghapus sisa - sisa air mata yang masih nakal terus keluar. Hehe. Gimana? Kira - Kira Kaifiya masih tahan gak ya di gituin sama Hanafi, dan berapa lama Kaifiya harus tahan menghadapi sikap Hanafi? Kalau kepo, Mari kita baca bersama. ❤️❤️
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • Seana or Seano
  • STUCK
  • HANGOVER [SEASON 1 & 2]
  • Teman Lama (Empat)
  • MFS ✓
  • Perihal Sandwich(End)
  • HE'S DIFFERENT FROM THE OTHER || SUNGJAKE (END)
  • Our Emergency Calls
  • Annoying Brother: ENHYPEN

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines