Love But Prestige

Love But Prestige

  • WpView
    Reads 2,933
  • WpVote
    Votes 213
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 8, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Gue selamatin lo itu cuma karena gue kasihan, karena gue yang bikin lo jadi pingsan, jadi sekarang berhenti ganggu hidup gue, karena lo cuma bakalan jadi PARASIT dalam hidup gue" Ucap panjang Hanafi dengan menekan kata parasit. "Gapapa Kai, ini baru pemanasan aja, gimana lo mau dapetin dia kalau gini aja lo udah cengeng" Ucapnya menyemangati dirinya sendiri, menghapus sisa - sisa air mata yang masih nakal terus keluar. Hehe. Gimana? Kira - Kira Kaifiya masih tahan gak ya di gituin sama Hanafi, dan berapa lama Kaifiya harus tahan menghadapi sikap Hanafi? Kalau kepo, Mari kita baca bersama. ❤️❤️
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is It Home ?
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • Annoying Brother: ENHYPEN
  • ALVA ( Aldo & Vava)
  • Seana or Seano
  • ANGAN
  • save me
  • The Story Of Aghea
  • Our Emergency Calls
  • MFS ✓

[SUDAH DIBUKUKAN, GET ON SHOPEE Choko Publisher "Kenapa yah? Karena abang anak pertama ya?", -- "Emang pernah kalian nganggep aku ada?" ___________________________________________ "Dia bukan papa lo, lo harusnya tau diri",-- "Emang ga seharusnya gue disini, kehadiran gue cuma ngrusak kebahagiaan dia. Gue pamit",-- ___________________________________________ "Lo bisa ga sih gausah aneh-aneh, lo yang bertingkah, tapi gue yang selalu kena imbasnya. Lo sih enak jadi bungsu, mama papa juga gabakal marah ke lo" "Siapa bilang ? Gue juga pengin pergi bebas kaya lo bang, gue cape terus-terusan belajar, gue juga pengin bebas kaya lo" "Gue bukan dibebasin, tapi gue di usir. Itu juga gara-gara lo, bungsu", ___________________________________________ Ia tahu dan sadar dengan posisinya. Ia lahir sebagai seorang sulung yang dipaksa untuk terus melebarkan bahunya, yang harus selalu kuat mentalnya, yang punggungnya harus selalu siap untuk dijadikan sandaran bagi saudara-saudaranya, juga harus selalu siap memikul harapan orang tuanya. Tapi ia juga manusia, ada masanya ia lelah dan perlu sandaran seperti yang biasa ia lakukan. Ada kalanya ia merasa ingin menyerah dan lari dari semua masalah yang mendera. Bungsu, orang selalu bilang menjadi seorang bungsu adalah suatu keberuntungan, dimana bungsu biasanya selalu diutamakan dan identik dengan julukan "anak kesayangan" Tinggalkan soal bungsu dan sulung, bagaimana dengan anak tengah? Apakah nasibnya sama buruknya dengan si sulung atau bahkan lebih baik dari pada si bungsu? Masih tentang semesta dan kejutannya, entah skenario apa yang semesta buat kali ini, yang pasti adalah satu hal. Tak semua yang kamu lihat sesuai dengan apa yang terjadi sebenarnya. Menjadi bungsu tak selamanya indah, begitupun dengan menjadi sulung.

More details
WpActionLinkContent Guidelines