Story cover for Aku, Semesta, dan Sekitarnya by Ivohanda
Aku, Semesta, dan Sekitarnya
  • WpView
    LECTURAS 157
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 5
  • WpView
    LECTURAS 157
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 5
Continúa, Has publicado may 06, 2019
Berisi kegundahanku bersama semesta. 
aku, dengan segala yang berada di dalam sudut fikirku, terus bergumul.
memenuhiku sampai sesak. 

Hingga kemudian kusepakati bahwa, kutuangkan saja segalanya.. 
agar, aku mampu menampung kembali. Menampung informasi semesta yang terus mengalir, di kepalaku. 

Tapi, yang sebenarnya adalah, aku hanya ingin kewarasanku tetap terjaga. itu saja.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Aku, Semesta, dan Sekitarnya a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#161soul
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Aksara Tak Bertuan  de cahayakamila24
25 partes Concluida
Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. 🎭 Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! 😜✨ Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! 💪 Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. 🤷‍♀️ Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! 🍜✊ Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! 😜❤️ Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Menanti dalam istiqomah  cover
The Upside Down World : Poets Antology (Completed) cover
Renjana cover
EVERNA Hikayat Everna - Senarai Legenda Fantasi cover
I'm Sorry. (END) cover
Dia Semesta cover
TENTANG RASA cover
Aksara Tak Bertuan  cover
Lelaki di Tahun 2011 [DONE✔️] cover
Mati Lebih Lama, Hidup Selamanya cover

Menanti dalam istiqomah

127 partes Concluida

TELAH DITERBITKAN Sebagian part telah dihapus #42Dalampuisi(12-02-2018) #62Dalampuisi (14-01-2018) #64Dalampuisi (17-12-2017) Untuk kamu yang sedang menanti, maka ku wakilkan seluruh perasaanmu melalui sajak ini" Ada beberapa part terprivat tapi tidak mempengaruhi bacaan:)