Gravitasi Takdir

Gravitasi Takdir

  • WpView
    Membaca 288
  • WpVote
    Vote 12
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Agt 11, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Aku tau nayy,kamu gabakal rela kalo Kafi menikah dengan Nafisha,tapi kamu harus ingat, Aku juga gak bakal rela kalo kamu terus sedih gini" ucap seseorang lelaki dengan tatapan sendu ke arah dua orang gadis indo-arab itu "Ma.. maksud mas apa?" Tanya seorang gadis bermata hitam pekat itu "Akuu... aku mengagumimu nay"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#5
karyasantri
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Mahabbah di Ufuk Timur
  • MANA JANJI MU GUS?!
  • cinta yang terlambat
  • Takdir [ On Going ]
  • Cinta Kafa (On Going)
  • Maaf, Cakra!
  • Mengejar Cinta Ustadz (TAMAT)
  • Menikahinya Dalam Diam (On Going)

─── ο½₯ ο½‘οΎŸβ˜†: *.☽ .* :β˜†οΎŸ. ─── Apa yang ada di benakmu ketika kejadian dari novel kerajaan favoritmu menjadi nyata? Seorang pangeran yang datang menyelamatkan sang putri menggunakan kudanya? Sangat mustahil bukan? Tetapi pada kenyataannya itulah yang dialami oleh Zayna Kaifiya. Gadis yang baru saja berusia 18 tahun itu tak menyangka jika dirinya ditakdirkan bertemu seorang lelaki berwajah elok dengan kuda gagahnya. Pertemuan dengan lelaki itu membuat hidupnya seketika berubah 180Β°. Hidup yang awalnya penuh kemewahan, kebebasan, dan selalu dipuja-puja itupun seketika luruh dalam satu malam. Sebenarnya apa yang terjadi? Darimana asalnya lelaki dengan kuda putihnya itu? Apakah ia seorang pangeran? Atau kini Zayna yang sedang terjebak didalam sebuah novel kerajaan? β‹…β€’β‹…βŠ°βˆ™βˆ˜β˜½ΰΌ“β˜Ύβˆ˜βˆ™βŠ±β‹…β€’β‹… "Jika jodoh adalah cerminan diri, lantas mengapa Allah menakdirkan kita bersama, padahal kita bagaikan air dan minyak yang tidak akan pernah bisa bersatu." Lagi, Zayna terus mencerca Kafka dengan berbagai pertanyaan. Sedangkan sang lawan bicara tersenyum tipis, "Itu menurut logikamu. Jika Allah sudah berkehendak demikian, berarti Dia lebih mengetahui apa yang terbaik bagi hambaNya. Dan hakikat pernikahan ini ialah saling melengkapi satu sama lain, bukan ajang paling baik dan benar." "Bagaimana kalau tidak baik? Bagaimana kalau tidak bisa saling melengkapi?" Sanggah Zayna. "Itulah iman. Tetap berbaik sangka walaupun keadaan tengah menghancurkannya." Balas Kafka membuat Zayna mengunci bibirnya rapat rapat. Start: Juni 2024 Finish: #KARYA03

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan