Story cover for FRIENDZONE by fakyuby
FRIENDZONE
  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published May 06, 2019
"bukannya lo cintakan sama dia? terus kenapa?"

"ini bukan soal cinta dar, tapi perasaan"

"kalo hati gue emg udh stok di lo gimana?"

Kadang seseorang akan mati rasa terhadap hatinya, sama seperti dua sahabat ini, gionano ares dan alesya andara, mereka terlalu lama menjalin ikatan sahabat, sampai mereka tidak tau perasaan apa yang sebenarnya mereka rasakan saat mereka berdekatan. sampai akhirnya penyesalan adalah titik puncaknya.

"Aress..hiks.. jangan tinggalin gue please"ucapnya dengan tangisan yg begitu deras.

WARNING!!

bahasa non baku.
All Rights Reserved
Sign up to add FRIENDZONE to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Shena Aquella {SELESAI}. by JeageSelber
66 parts Complete
•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~• "Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren." Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya. "Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya." "Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini." Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian. "Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi." Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya. "Kamu serius sayang?" "Iya Yah." "Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan. ~•~•~•~•~•~•~•~•~• •~•Star 08/07/2022•~• •~•Finish 22/08/2022•~• ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️follow dulu sebelum baca. ⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita. ⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran •••••RANK••••• # 3 fiksiremaja # 2 fiksiremaja # 1 brother
You may also like
Slide 1 of 10
Breathe cover
Sebuah Rasa cover
AghaVela [SELESAI] cover
Sejenak Luka cover
Shena Aquella {SELESAI}. cover
Heart to you.(END) cover
JEDA CERITA KITA cover
Sincere (Nara) cover
OUR STORY (ZLS)  cover
Sour Seventeen  cover

Breathe

59 parts Complete

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-