Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
2A2E
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 7, 2019
(TRUE STORY) "Perkenalan itu membuka pintu segalanya!" Elang. Lelaki itu hadir ditengah persahabatan Aluna dan Elina. Dari sebuah pesan "Selamat malam, dariku yang duduk di belakangmu." Mampu menuntun hubungan yang berarti. Baru beberapa hari di sekolah, tak kenal waktu lagi Aluna merasa ada seorang yang mengaguminya diam-diam. Origami burung, setangkai lili putih, cokelat, secarik surat merah hati pun sering ia temui di loker mejanya. Aluna begitu penasaran, hanya dengan cara seperti ini mampu menggerakkan hati gadis berdarah Yogya itu, siapa pengagum rahasia ini? Alvero. Teman dekat Elang sekaligus Ketua OSIS yang dipuja siswi sekolah termasuk Elina. Namun, Elina merasa rasa itu harus ia tanggung sendirian. Alvero menyukai Aluna, sahabatnya. Hal ini membuat mereka akhirnya saling diam. Tahun terus berganti, hubungan mereka mulai membaik dan semakin membaik. Tahun 2017, Alvero harus beranjak pergi dari sekolah lebih dulu. Akankah Elina mengejar cintanya suatu tahun nanti? Tahun 2018, giliran Aluna gadis pecinta kopi beserta sahabatnya, Elina dan Elang harus beranjak dari sekolah tercinta. Perpisahan yang paling ditakuti pun harus terjadi. Mereka harus berpisah kota mengejar cita-cita dan cinta. Didetik perpisahan itu, terjawab sudah siapa pengagum rahasia Aluna selama 3 tahun ini. "Aku bukan seperti yang kamu inginkan. Aku hanya seorang gadis pecinta kopi, pemuja senja, penyuka indie. Pintar tidak, cerdas tidak, cantik juga tidak. Aku ini debu!" Kalimat terakhir yang diutarakan Aluna sebelum pergi. Namun, hati kecilnya bergetar. Setelah beberapa tahun berpisah bahkan komunikasi sesampainya, Aluna mendapat sebuah kabar bahwa Elang akan melangsungkan pertunangan. Penantian gadis itu hangus tak berarti. "Benar. Bukan aku." -Aluna- "Kau salah. Kau laksana matahari dan aku laksana rumah. Kau akan kembali." -Elang-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EXCHANGE
  • Andira [End]
  • Between Love And Ideals (TELAH TERBIT)
  • PERLINA
  • Change
  • Bintang
  • SENJA (Revisi 2023)
  • ADISA
  • PRAETERITA [Complete]
  • GRIZLEN {On Going}
EXCHANGE

RESE. Satu kata pamungkas yang bisa menggambarkan sosok Erlangga di mata Nanda. Laki-laki berperawakan tinggi nan tampan, yang selalu berekspresi dingin dan memiliki sikap angkuh keterlaluan. Berurusan dengan Erlangga adalah opsi terakhir dalam kamusnya, bahkan jika bisa, dia tidak ingin bertemu lagi dengan laki-laki tersebut setelah pertemuan pertama mereka yang sedikit buruk. Sayangnya, Tuhan tidak mengabulkan doa Nanda untuk dijauhkan dari Erlangga. Nyatanya mereka kembali dipertemukan di sekolah yang sama dan kabar 'bagus' lainnya adalah Erlangga BERSAHABAT baik dengan KEKASIH Nanda. Lantas jika sudah seperti itu, bagaimana Nanda bisa menghindar? Apa benar Nanda bisa melakukannya? Atau malah dia terjebak dengan perasaan yang orang-orang bilang, 'Benci Jadi Cinta'? Lalu bagaimana dengan Erlangga? Apakah laki-laki itu akan berpikiran yang sama dengan Nanda? Mengingat jika dia juga sedang 'dekat' dengan seorang gadis cantik bernama Allea. Tapi sedekat apa hubungan mereka? "Maafin kak El ya" . "Lo bener-bener cowok engga tau diri ya! Lo pikir semua yang lo lakuin itu selalu bener dan gue salah?! Lo pikir lo itu siapa?!" "Oke! Terus lo mau apa?!" . "Gue selalu berharap lo bisa berubah, El" "Thanks, semoga doa lo dikabulin sama Tuhan, Bagas" Exchange. Cerita pertama dari facebook SMASHKU IDOLAKU yang aku rename dan remake. Adapun cerita ini berfokus pada sejumlah tokoh di antaranya Erlangga, Nanda, Bagas, dan Allea. Penambahan tokoh bisa terjadi sesuai dengan keinginan author. Thank you ✨️

More details
WpActionLinkContent Guidelines