Story cover for Nice Poacher by Tsukiyem
Nice Poacher
  • WpView
    LECTURES 9,073
  • WpVote
    Votes 187
  • WpPart
    Chapitres 5
  • WpView
    LECTURES 9,073
  • WpVote
    Votes 187
  • WpPart
    Chapitres 5
En cours d'écriture, Publié initialement mai 07, 2019
Hatinya berdesir hebat. Otaknya mengingat sesuatu. Rasa bersalah pun menghinggapi hatinya karena secara sadar dia telah memanfaatkan wanita ini hanya demi satu tujuan. Menikmati tubuh Diola dan merasakan kenikmatan tubuhnya yang hangat. Danial sudah berlaku kejam dengan segala usahanya selama seminggu ini yang sudah membuat Diola terpuruk dan jatuh pada jurang kekalahan sampai akhirnya Diola menderita finansial yang teramat. Danial semakin erat memeluk Diola. Dia kecup puncak kepala Diola dan hatinya menggumamkan kata maaf.

"Sekarang tidak lagi" bisiknya pelan tepat di telinga Diola "Sekarang tidak untuk hanya kepuasan. Sepertinya aku memang benar-benar membutuhkanmu, Diola"

Danial mengukir senyumnya sampai pada akhirnya dia tenggelam di bawah alam mimpi.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Nice Poacher à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#277revenge
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Sexy Deandra vs Bad Rayan, écrit par imcrookies
77 chapitres Terminé Contenu pour adultes
*21+ (Dewasa & Frontal)* "Gila gue gak ada make ni cewe kan? " Rayan menepuk jidatnya dengan sedikit panik ketika ia baru saja terbangun dari tidur nya dan melihat ada wanita disampingnya masih tertidur pulas. "Ahh aww" ringis wanita itu sembari seperti menahan sakit dibagian bawah sana dan tak lama kemudian wanita tersebut mulai menerjapkan mata. "Kamu ngapain ada disini ?!!" Maki wanita tersebut ketika ia sudah membuka mata dan melihat ada Rayan disebelahnya. Rayan tersenyum nakal dan menatap wanita tersebut . "Kamu gak inget semalem abis goyang diatas aku? Apa saking enaknya punya aku sampe bikin kamu lupa ingatan?" Ucap Rayan senyuman nakal . Deandra seketika melotot mendengar ucapan laki laki yang usianya lebih muda dari dia. Deandra terus mengingat kejadian semalam apakah benar yang Rayan ucapkan. Wanita dengan wajah sensual itu terus mengingat dan menyusul puzzle yang ada dikepalanya untuk mengingat kejadian semalam hingga mereka berdua berada di atas kasur kamar hotel tersebut. "Gimana? Besar dan panjang kan?" Ucap Rayan lagi dengan senyum meledek. Deandra tak mampu mengingat kejadian semalam karna ia memang baru saja terbangun dari tidur dan belum sadar 100 % . "Gausah ngaco kamu !! Kamu fikir saya seperti cewe diluaran sana yang bisa kamu bungkus!" Maki Deandra dengan ucapan ketus. "Ya buktinya kita ada disini, trus kamu tadi kaya kesakitan, ya itu akibat goyangan brutal kamu semalem makanya sampe lecet kan" Rayan terus berbicara asal membuat Deandra semakin kesal dengan anak itu. "Tolong ya Rayan gausah biacara kurang ajar, pakaian kita lagian juga masih lengkap, gausah halu kamu" Deandra terus mengelak. Sungguh ia berani jamin kalau memang ucapan Rayan adalah hanya omong kosong. Rayan mendekatkan wajahnya kearah wajah Deandra dengan menyisakan beberapa cm saja. "Kalau memang kejadian jadi aku atau miss yang kalah?" Deandra seketika menjauhi wajahnya . "Sekali lagi bicara kurang ajar, saya pastikan kamu mengulang semester depan!"
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 9
I Fellin Love With a Criminal [END √] cover
My sweet berondong(End) cover
The Secret of A Watchman cover
My Sugar Daddy(END) cover
The Art of; Red cover
Tanpa Keraguan (END) cover
Sexy Deandra vs Bad Rayan cover
Dicintai suami temanku (TAMAT) cover
CINTA MAS DINGIN cover

I Fellin Love With a Criminal [END √]

36 chapitres Terminé Contenu pour adultes

"AH KAU! Kau yang menciumku saat aku bekerja lusa kemarin" Mengernyitkan dahi nya, buronan itu mengingat-ingat, meski tertutup topeng, namun kerutan nya terlihat tipis. "kau.. Aku tidak ingat" "Ughh.. Dasar bajingan". Glamora menginjak kaki buronan itu hingga ia meringis kesakitan. "Berhenti, wanita gila" Umpat nya. "Kembalikan ciuman pertamakuu!!" Seru nya histeris, habis nya Glamora tak rela ciuman pertama nya diambil buronan sialan ini. "Baik, kalau itu mau mu". Buronan itu mendekat kan langkah nya perlahan ke wanita yang ada dihadapan nya, sehingga Glamora terpojok dan tidak bisa kabur lagi, buronan itu mendekat kan wajah nya pada Glamora. Apa ini haruskah Glamora merasa terancam karena takut dilecehkan. Cupp Glamora melebarkan mata nya kaget, apa yang berusan terjadi, buronan itu tersenyum geli. Ia mengambil dagu Glamora dan menahan nya, lalu melumat bibir Glamora yang sedikit tebal. Glamora mendorong tubuh kekar buronan itu. "Sialan kau!" PLAKK Glamora menampar nya, buronan itu tak merasa sakit malah mengucap. "Bibirmu manis". Tersenyum lalu pergi dari situ. Hidup apa ini.. Sialan sekali. Niat ingin membalas dendam malah ia yang terkena sial. . . . . instagram : hyun.mora