Nice Poacher

Nice Poacher

  • WpView
    Reads 9,101
  • WpVote
    Votes 187
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 17, 2019
Hatinya berdesir hebat. Otaknya mengingat sesuatu. Rasa bersalah pun menghinggapi hatinya karena secara sadar dia telah memanfaatkan wanita ini hanya demi satu tujuan. Menikmati tubuh Diola dan merasakan kenikmatan tubuhnya yang hangat. Danial sudah berlaku kejam dengan segala usahanya selama seminggu ini yang sudah membuat Diola terpuruk dan jatuh pada jurang kekalahan sampai akhirnya Diola menderita finansial yang teramat. Danial semakin erat memeluk Diola. Dia kecup puncak kepala Diola dan hatinya menggumamkan kata maaf. "Sekarang tidak lagi" bisiknya pelan tepat di telinga Diola "Sekarang tidak untuk hanya kepuasan. Sepertinya aku memang benar-benar membutuhkanmu, Diola" Danial mengukir senyumnya sampai pada akhirnya dia tenggelam di bawah alam mimpi.
All Rights Reserved
#10
trap
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Sugar Daddy(END)
  • Saat Cinta Harus Memilih (End)
  • CINTA MAS DINGIN
  • Bukan selingkuhan [TAMAT]
  • The Secret of A Watchman
  • Sexy Deandra vs Bad Rayan
  • DEVIL LIKE AN ANGEL

"Jadi gi mana ? Mau pinjem uang gue dulu gak ?" tanya kelly lagi, tapi bellova kembali menggeleng. Dia tidak ingin merepotkan kelly terus menerus. "Cariin gue gadun dong, yang kaya, yang ganteng, dan yang paling penting badan dia bagus" ucap bellova sedikit ngawur karena dia sudah mulai mabuk. "Yeeuuu mana ada maemunah gadun spek sempurna kayak gitu, lo banyak mau ya" kelly menoyor kepala bellova dengan kesal. "Yaudah kalau gak ada, berarti gue gak akan jual diri kalau gitu hahaha" bellova tertawa renyah, membuat bastian yang sedari tadi menatap tajam punggung wanita itu tertegun ditempat, tawa yang sangat indah batinya. "Kenapa lo bas ? Udah dapet inceran ?" tanya dennis membuat bastian mengangguk. "Emang radar alpha man lo gak bisa diremehin ya" ucap samuel terkekeh, ketiga pria dewasa itu sedang duduk disofa pojok, suasana yang temaram memang sengaja mereka pilih untuk menikmati waktu untuk melepaskan penat sejenak. "Udah, dan gue udah gak tahan buat hajar dia dibawah kuasa gue" MATURE KONTEN !! BOCIL MINGGIR, KALAU GAK SUKA MINGGIR BOS KARYA ASLI DARI OTAK CANTIK GUE GAK SUKA ? BODOAMAT !!

More details
WpActionLinkContent Guidelines