Cover credit to @KucingMonster97 Aku bukan pengkhianat. Biasanya kata-kata itu manjur bila hatiku sudah hangus terbakar cemburu. Tapi kali ini tidak lagi. Semakin hari keinginan untuk menghancurkan pertemanan ini berkembang semakin besar. Tiap kali kami jalan bersama, aku selalu mati-matian menahan semua hal yang memberontak kuat di dalam hatiku, dan myemasang wajah polosku yang biasanya. Aku takut menghancurkan semuanya. Hingga pada akhirnya, hatiku. Satu-satunya bagian yang tersisa dari diriku yang masih tak tersentuh oleh kemunafikan atas persahabatan ini menjerit kala melihatnya. Ya, Matsuda yang tak bahagia dengan Chizuru. Dan tatapannya yang menyiratkan banyak hal ketika mata itu menatapku dalam. Membuat sesuatu dalam diriku berontak, ingin sekali melepas semua nurani hanya agar dapat mendekapnya dalam pelukanku sendiri.
More details