STARE
  • WpView
    Reads 282
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 12, 2020
[hiatus]. Menjadi remaja tidak mudah. Beberapa terlahir dengan kemampuan dan bakat yang luar biasa, dan ada yang terlahir tanpa bakat apapun, atau yang terlahir dengan kondisi kesehatan yang tidak baik. Remaja memiliki masalah yang mungkin lebih banyak daripada orang dewasa, dan mereka belum siap untuk menghadapi masalah itu. Bahkan terkadang di saat tersulit, orang tua yang seharusnya membantu malah pergi meninggalkan mereka. Adapun mereka yang sudah mengalami keadaan yang sangat sulit di usia yang bahkan belum beranjak anak-anak. Mereka sering dibandingkan dengan yang lainnya, padahal mereka tidak sama. Anak tetangga sudah jadi seniman. Anak ibu itu sudah menjadi pembantu rumah tangga di Jepang. Kebanyakan anak tidak pernah mendengar kalimat itu dari orangtuanya, meskipun gajinya besar. Semuanya butuh dengan komunikasi, koneksi, dan tatapan, agar curahan tersebut dapat tersampaikan dengan baik. . . . Slow update, update hari Minggu pukul 21:00
All Rights Reserved
#860
saudara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sejenak Luka
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • G in Luv (END)
  • Paradise
  • TWINZY
  • ZARA dan kepahitan nya[ROMBAK ALUR + REVISI BERJALAN]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • About Time

"Jean, Nara pinjam uang boleh? Uang jajan Nara dipotong ayah karena nilai ulangan fisika Nara turun jadi 85." "Jean, Nara boleh nebeng pulang di motor Jean, nggak? Bentar lagi ujan, Nara gak punya uang naik angkot." "Jean, boleh pinjam baju olahraga? Punya Nara disobekin sama temen-temen Nara." "Jean, kata temen Nara, Nara gak pantas jadi kakak Jean. Itu benar, ya?" "Kenapa Jean dan Arkan selalu jahat ke Nara?" *** Naraka tidak pernah mengeluh, kendati sakitnya sejak kecil tak pernah luruh. Naraka tidak iri pada saudaranya, kendati takdir begitu keji untuknya. Naraka menyayangi ayahnya, Arkan, dan Jean. Mirisnya, semuanya tidak pernah menginginkan entitas Naraka di hidup mereka. Karena Naraka cacat. Penuh cela. Naraka dibenci. Naraka disiksa. Naraka ditinggal. Naraka tidak memiliki alasan lagi untuk bertahan dengan luka. Temukan kisah perjalanan hidup Naraka bersama orang-orang tersayangnya di semesta. Membawa sejenak luka lalu pergi menghampirkan duka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines