HACKER DIARY

HACKER DIARY

  • WpView
    Reads 409
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Sat, May 18, 2019
Hacker. Mawar. Merah. Mungkin tidak ada hubungannya ---- Nge-hack akun seseorang adalah hobi sekaligus hiburan bagi Casa,ia yang memiliki dunia tersendiri di dalam laptop dan handphone nya. Seperti kebanyakan hacker,Casa mempunyai tujuan berbeda, yaitu mencari keberadaan ibunya yg dianggap sudah tega meninggalkan Casa kecil malang di kardus pinggir kali. ---- Biasanya perempuan sangat senang bila diberi mawar,tapi tidak bagi Casava Caysila,seorang gadis remaja yg sgt membenci setangkai mawar merah. Bagi Casa,mawar melambangkan kematian,penghianatan,dan kehancuran. ---- Hingga suatu hari seseorang datang memasuki kehidupannya,mengubah segala pendapat Casa tentang mawar dan ibunya ---- Siapakah orang tersebut? Ia adalah Fairuz azzam kasato. Seseorang baik hati,tampan,dan hampir mendekati kata sempurna fisiknya. Casa jatuh hati pada azzam. Tapi takdir berkata lain. Azzam adalah penjual bunga mawar. Dan casa sangat membeci bunga tersebut. Baca kelanjutanya~ ---- Baca dan follow saya:))
All Rights Reserved
#7
suffer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • Grateful from Painful
  • ANALISA
  • Surat terakhir dari mama
  • ARASHELLY (On Going)
  • The Real Brengsek Boy (END)
  • STELLA (On Going)
  • She is fake nerd?✔(Proses Revisi)
  • TAFIA'S TEARS
  • SAMUEL AND SAMANTHA  : TROUBLE COUPLE SERIES 0.1

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines