We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
CORETAN MALAM

CORETAN MALAM

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, May 8, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Dia ingin bisa tidur malam seperti orang normal pada umumnya. Namun ketika matanya terpejam, dirinya yang lain memaksanya untuk tetap terjaga. Menuliskan sesuatu yang tidak jelas baginya sebuah refreshing, beruntungnya dia memiliki tempat untuk menggoreskan penanya ini. Gelap pun jatuh, fajar tiba, dia lelah, lalu tidur.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • ¡Playlist! - Daily Writing Challenge NPC 2021 (END)
  • Logophile (Telah Terbit)
  • Puing luka
  • A Love Lost Beneath the Blue
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)

Aku percaya cinta adalah sebuah pelukan hangat, bahkan di tengah gemuruh hujan. Tapi siapa sangka, pelukan yang sama kini meninggalkan dingin di tubuhku? Kamu meninggalkanku, dan aku tak pernah siap untuk kehilanganmu. Kehilanganmu bukan sekadar perginya seseorang dalam hidupku. Kehilanganmu adalah tentang diriku yang kian merapuh, bagian-bagian dari diriku yang tercerai-berai, seperti serpihan kaca yang tak tahu bagaimana akan kembali utuh. Aku mencoba menulis surat untukmu, berharap kata-kata bisa menggantikan kehadiran yang hilang. Namun, setiap huruf yang kutulis, hanya menambah luka, mengingatkanku pada rindu yang tak akan pernah sampai kepadamu. Mungkin, mencintaimu adalah keindahan sekaligus kutukan. Sebuah hadiah yang diiringi keperihan tanpa akhir. Dan di sinilah aku, yang dalam diam melangitkan namamu. Untukmu, yang kucintai dengan penuh Namun tak pernah menyadari kehadiranku. Buku ini sengaja ditulis untuk nama yang selalu kulangitkan namun enggan untuk menyambutku, yang hadirnya pernah membuat duniaku mekar dengan indah, yang kehilangannya membuat diriku merapuh bersama serpihan luka yang ia tinggalkan. Dan buku ini sekaligus dedikasi untuk mereka yang pernah kehilangan, untuk hati yang berani mencintai meski tahu akan terluka. Karena di balik setiap tetesan air mata, selalu ada cerita yang layak untuk diceritakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines