Flower in Pain

Flower in Pain

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 10, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"it's okay. we gotta get thru this. together?" Yakinnya sambil mengulurkan tangan. Alexa yang dipenuhi keraguan dan kecemasan menatap kedua mata coklat yang sekarang ini tengah menatap miliknya. Dengan hati-hati ia menerima uluran tangan pria di hadapannya. "A yes it is then." dua anak adam dan hawa yang memasuki era seperempat abad mereka, berjuang melawan konflik batin dan emosi.
All Rights Reserved
#9
twenties
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • Khoda Hafez ya Hakimi
  • Kita yang satu
  • Come Here, Lisa ✓
  • terjebak (yizhan)
  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Love Struggle
  • promise (I want you stay)

[BASED ON TRUE STORY] Dua bentuk kepribadian berwujud sikap yang berbanding terbalik satu dengan yang lain tak jua menghalangi kisah ini, kisah yang digores pada ribuan lembar hari berbalut cinta, kasih, suka, duka dan tentu saja luka. sayang, akhir tak selalu indah. untuk mereka yang sudah mencoba tetap saling menjaga,namun akhirnya terpisah jua oleh ketidakwarasan rasa yang mereka sebut 'damai' jika mereka berjalan berpisah tak seiring bagai dulu kala. sungguh alasan yang membosankan bukan? namun kenapa? dan bagaimana dengan perjuangan ribuan lembar yang telah mereka gores dengan banyak warna pada hari lalu? apa itu tak dapat menguatkan semuanya? apa tak ada cinta yang sebenarnya bagi dua manusia dengan sifat dan watak yang sama sama tak terasa lunak dilihat macam mereka? apa yang sebenarnya salah? apa yang membuatnya terlihat tak indah? sungguh,ini amat membingungkan.......... untuk memecahakan sejuta pertanyaan tentang itu,mungkin baik jika mulai membaca ini secara perlahan dengan hati sejuk dan fikiran tenang. yaa, baiklah. mari kita mulai. dan kita selesaikan apa yang sebenarnya terlihat 'salah' sekarang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines