We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
THE DREAMS UNTOLD -(HIATUS)-

THE DREAMS UNTOLD -(HIATUS)-

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 30, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Setiap orang pasti pernah mengalami mimpi di dalam tidurnya. Kalian pun pasti pernah, kan?? Entah mimpi indah maupun buruk, tidak ada yang merencanakannya. Mimpi itu datang dan pergi begitu saja. Namun, untuk pertama kalinya, seseorang sangat menderita karena mimpi. Bahkan memohon untuk tidak dapat bermimpi lagi. Karena mimpi-mimpi itu menjadi senjata yang mematikan untuknya. Meylissa bingung dengan apa yang terjadi dan bagaimana Ia bisa menjalani itu semua. "Bagaimana itu bisa terjadi?" "Apa benar ada yang seperti itu?" "Tetapi, kenapa harus Dia?" Hingga akhir pun, Meylissa tak bisa menahannya pergi. //genjushan1212//
All Rights Reserved
#141
dreams
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Merajut Mimpi Dengan Seutas Tali
  • Paper Hearts
  • GoodBye, " Mr G" ( End) Revisi
  • Fate Game 3: Kutukan Keabadian
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Pink Light And Snow
  • BALADA KEHIDUPAN
  • ALEYA~~
  • STRANGE DREAMS - Season 2 (END)
  • Setahun Bersama Cinta

‼️ ON GOING ‼️ Langit senja merekah jingga, membentang luas seolah tak berbatas, seperti mimpi-mimpi yang sejak kecil ia genggam erat dalam hatinya. Seorang gadis berdiri di bawah cahaya mentari yang perlahan tenggelam, menatap langit dengan sejuta harapan. Ia memiliki begitu banyak impian-besar dan bercahaya-seakan menggantung di atas sana, menunggu untuk diraih. Namun, dunia di sekitarnya tak selalu bersikap baik. Sejak kecil, ia hidup dalam bayang-bayang keraguan dan cemoohan. Orang-orang memandangnya sebelah mata, menganggapnya tidak berbakat, tidak istimewa, dan tidak memiliki masa depan yang menjanjikan. Ia sering kali merasa sendirian, diabaikan, bahkan dijauhi. Kata-kata mereka menusuk seperti pisau tajam yang menggores kepercayaan dirinya. "Kau tak akan pernah menjadi apa-apa." "Mimpimu terlalu tinggi, kau hanya akan jatuh." "Berhentilah berkhayal, hadapilah kenyataan." Tapi di dalam hatinya, ada api kecil yang terus menyala. Api itu adalah tekadnya. Alih-alih menyerah pada semua penolakan dan hinaan, ia memilih jalan yang lebih sulit-jalan penuh perjuangan dan kerja keras. Ia tak ingin hidupnya dihabiskan dalam penyesalan hanya karena ia tak cukup berani untuk mencoba. Ia memulai segalanya dari nol, mengisi hari-harinya dengan belajar, membaca, dan berlatih. Saat orang lain menikmati waktunya, ia memilih untuk tetap terjaga di malam-malam panjang, berusaha lebih keras dari siapa pun. Ia tahu bahwa satu-satunya cara untuk membuktikan dirinya bukanlah dengan membalas kata-kata mereka, tetapi dengan pencapaian yang tak bisa mereka sangkal. Namun, perjuangannya tak mudah. Ada hari-hari di mana ia hampir menyerah, saat kelelahan menghimpit, saat dunia terasa begitu berat. Tetapi setiap kali ia merasa ingin berhenti, ia mengingat mimpinya. Ia mengingat bagaimana ia ingin membuktikan bahwa dirinya mampu, bahwa ia lebih dari sekadar gadis yang diremehkan oleh banyak orang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines