Story cover for KIRAN by notyourtypeeee_
KIRAN
  • WpView
    Leituras 1,526
  • WpVote
    Votos 90
  • WpPart
    Capítulos 3
  • WpView
    Leituras 1,526
  • WpVote
    Votos 90
  • WpPart
    Capítulos 3
Em andamento, Primeira publicação em mai 08, 2019
" Ngapain Kamu berdiri di sana? " Zulhamdani menatap tajam ke arah gadis yang kini tengah mengapit bantal dipelukannya.

" Saya nunggu Bapak ngusir saya tidur di luar atau enggak ya di lantai, soalnya saya gak liat sofa di kamar Bapak ini! " 

" Kamu kebanyakan baca Novel sama nonton sinetron, Kiran! " Sementara Kiran hanya tersenyum masam menuju kasur yang separuhnya sudah diambil alih oleh Dani- begitu orang memanggilnya.

" Perlu dibikin parit bantal guling juga gak Pak? " 

" Terserah kamu Kiran! Saya mau tidur! " Dani membungkus tubuhnya menggunakan selimut berwarna putih itu hingga kepala, lalu menghimpit kepalanya dengan bantal yang berwarna senada, ia ingin tidur tenang malam ini.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar KIRAN à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#777marriage
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Hasrat Terpendam, de naomidewie
37 capítulos Concluída Maduro
Beberapa kali abel mengubah posisi tidur agar bisa memejamkan mata, tapi percuma semakin berusaha rileks malah semakin tak bisa tidur. Abel berusaha menarik nafas, kemudian menghembuskan kembali dengan pikiran yang terus berkecamuk di dalam pikirannya. Abel meraba perutnya sambil mengelus lembut. Tak terbayang apa yang sudah terjadi dua bulan lalu bersama Alex masih terus membayanginya. Masa dimana segalanya dimulai. "Ini surat tugas dari pak Leo, kita akan berangkat ke Bali pagi-pagi sekali!" Alex meletakkan surat di meja kerja tanpa menghiraukan reaksi ku saat itu. Alex berlalu pergi. Saat kubuka surat tugas tercantum namaku dan nama Alex sekaligus tiket pesawat yang sudah menempel di surat tugasku. Aku begitu kesal dengan pak Leo, kenapa aku harus pergi dengan Alex, laki-laki yang arogan dan tak punya sopan santun. "Kenapa kamu Bel? Wajahmu terlihat kesal?" Suara Amel teman karibku di kantor yang melihat perubahan wajahku. "Sebel aku Mel, masa pak Leo ngasih dinas mendadak ke Bali tanpa pemberitahuan aku dulu" "Wow! Harusnya kamu seneng dong Bel, bisa tugas ke Bali sambil jalan-jalan gratis" ungkap Amel menyemangati. "Ke Bali nya sih enak, tapi yang bikin aku kesel kenapa aku ditugaskan bareng sama Alex!" Aku menggeram kesal. "Kamu tau sendiri Mel, gimana sikap Alex ke aku, benar-benar menyebalkan!" Aku pergi ke pantry diikuti Amel dari belakang. "Iya sih Bel, aku juga males kalo harus dinas bareng sama cowok yang nyebelin kyak Alex. Liat aja sikapnya gak pernah manis sama orang. Dan selalu saja kata-kata pedas yang keluar dari mulutnya. Mentang-mentang dia Manager seenaknya aja nge bossy. Sabar ya Bel..." Amel memegangi pundakku, dia begitu paham perasaanku. ** Suasana di bandara pagi itu benar-benar sepi. Aku masih duduk sambil melihat kearah arloji ku, jarum jam sudah menunjukkan angka 05.30 tapi Alex belum juga datang. Dalam hatiku senang bila ternyata Alex telat bangun dan tidak jadi ikut. Aku tertawa kecil sambil membayangkam perjalananku tanpa Alex.
HELLO WIFE, de kichi_ang
8 capítulos Concluída
(Cerita sudah tamat. Bab 6 dst dihapus demi kepentingan promosi di Dreame. Untuk yg penasaran sama bab yg dihapus, bisa berkunjung ke Dreame 😘 ID profil bisa cek di profil akun Wattpad aku yang ini) Kinanta terbangun di rumah sakit setelah mengalami kecelakaan yang membuatnya kehilangan janin yang berada dalam kandungannya, belum lagi kenyataan kalau suaminya mendatangi rumah sakit hanya untuk meminta tanda tangannya di atas surat cerai. Sayangnya sesuatu membuat Kinanta berubah, dia yang dulu begitu mencintai suaminya, kini menatap pria itu dengan dingin dan penuh kebencian. Dia yang dulu akan melakukan apa saja demi pria itu, kini sama sekali tidak perduli dengan apapun yang menyangkut pria itu. Dia yang dulu begitu cemburu jika pria itu dekat dengan wanita lain, kini akan berlalu begitu saja tanpa menoleh sedikitpun. Hansel Adiwarman adalah seorang pengusaha muda paling berhasil di abad ini. Perusahaannya menjadi salah satu yang terbesar di kawasan Asia dan apapun yang di-inginkannya hampir selalu didapatkannya. Hanya saja, bagaimana mungkin ayahnya berpikir kalau dirinya akan bertahan dalam pernikahan dengan wanita pengganggu itu? Ibu Kinan adalah wanita yang pernah menyelamatkan ayahnya dulu, karena itu Hansel harus menikahi Kinan demi balas budi. Tapi, setelah kecelakaan itu. Semuanya berubah. Ada apa dengan istrinya? Kemana tatapan yang selalu terlihat memuja dirinya itu? Kemana wanita bodoh yang hanya bisa menangis dan memohon kepadanya itu? Kemana si pengadu yang selalu memanfaatkan ayahnya demi mempertahankan pernikahan mereka yang terlanjur retak? Hari itu, Hansel tiba-tiba merasa dadanya sesak saat Kinan menatapnya dengan tatapan dingin. Seakan dirinya sama sekali tidak lagi berharga di mata wanita itu. "Aku akan menandatangani surat cerai kita." Ucap Kinan. Dan detik itu Hansel tahu, Kinan telah berubah.
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Hasrat Terpendam cover
Baby Girl  (Proses Revisi) cover
My Sweet Heart 18+(COMPLETE) cover
My Baby Boy (Proses Revisi) cover
Wedding with Tuan Boss  cover
NO! Pregnant With You [ SUDAH TERBIT ] Baca di DREAME cover
Mendadak Nikah [Menikah Dengan Duda] Proses TERBIT cover
My Big Baby (Finished) cover
R2• cover
HELLO WIFE cover

Hasrat Terpendam

37 capítulos Concluída Maduro

Beberapa kali abel mengubah posisi tidur agar bisa memejamkan mata, tapi percuma semakin berusaha rileks malah semakin tak bisa tidur. Abel berusaha menarik nafas, kemudian menghembuskan kembali dengan pikiran yang terus berkecamuk di dalam pikirannya. Abel meraba perutnya sambil mengelus lembut. Tak terbayang apa yang sudah terjadi dua bulan lalu bersama Alex masih terus membayanginya. Masa dimana segalanya dimulai. "Ini surat tugas dari pak Leo, kita akan berangkat ke Bali pagi-pagi sekali!" Alex meletakkan surat di meja kerja tanpa menghiraukan reaksi ku saat itu. Alex berlalu pergi. Saat kubuka surat tugas tercantum namaku dan nama Alex sekaligus tiket pesawat yang sudah menempel di surat tugasku. Aku begitu kesal dengan pak Leo, kenapa aku harus pergi dengan Alex, laki-laki yang arogan dan tak punya sopan santun. "Kenapa kamu Bel? Wajahmu terlihat kesal?" Suara Amel teman karibku di kantor yang melihat perubahan wajahku. "Sebel aku Mel, masa pak Leo ngasih dinas mendadak ke Bali tanpa pemberitahuan aku dulu" "Wow! Harusnya kamu seneng dong Bel, bisa tugas ke Bali sambil jalan-jalan gratis" ungkap Amel menyemangati. "Ke Bali nya sih enak, tapi yang bikin aku kesel kenapa aku ditugaskan bareng sama Alex!" Aku menggeram kesal. "Kamu tau sendiri Mel, gimana sikap Alex ke aku, benar-benar menyebalkan!" Aku pergi ke pantry diikuti Amel dari belakang. "Iya sih Bel, aku juga males kalo harus dinas bareng sama cowok yang nyebelin kyak Alex. Liat aja sikapnya gak pernah manis sama orang. Dan selalu saja kata-kata pedas yang keluar dari mulutnya. Mentang-mentang dia Manager seenaknya aja nge bossy. Sabar ya Bel..." Amel memegangi pundakku, dia begitu paham perasaanku. ** Suasana di bandara pagi itu benar-benar sepi. Aku masih duduk sambil melihat kearah arloji ku, jarum jam sudah menunjukkan angka 05.30 tapi Alex belum juga datang. Dalam hatiku senang bila ternyata Alex telat bangun dan tidak jadi ikut. Aku tertawa kecil sambil membayangkam perjalananku tanpa Alex.