LUKALARA
  • WpView
    LECTURAS 26
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jul 11, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
Etiquetasteenfiction
Kisah ini menceritakan bagaimana si luka sangat menyukai bahkan sangat mencintai Lara. Luka selalu melakukan apa yang diinginkan oleh lara demi mendapatkan hatinya lara. Bahkan dia tidak peduli dengan kondisi dirinya yang tak mampu memenuhi keinginan lara. Namun apakah lara mencintai luka?, membalas semua kebaikan yang pernah luka berikan?. Bahkan dirinya sendiri tidak pernah mengubris kehadiran luka dikehidupannya. ----- ~ Lukas Radeyan Atmaja ~ Ferickha Afreta Salara (TEENFICTION) __________ Gimana sih? Ceritanya luka lara?. Ngak mau mampir baca bentar nih???. by: Resti Damayanti Ig: resti4585 (😜)
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Langit Yang Retak, Tak Selalu Hujan
  • HIDDEN I (The End)
  • Favorite Wound
  • 00.00
  • DIA MATAHARI 2: I'M THE WINNER
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • ZENARZEL [SELESAI✔]
  • Penuh Luka (On Going)
  • Remaja dan Lukanya [END]

Kalara adalah kisah seorang perempuan yang tumbuh di tengah luka, rindu, kehilangan, dan kenyataan yang tak selalu bisa dipeluk dengan logika. Sejak kecil, Kalara terbiasa menekan perasaan dan menyembunyikan tangis. Ia hidup dalam bayang-bayang keluarga yang dingin, cinta yang tak utuh, dan suara-suara dalam dirinya sendiri yang terus bertanya: Apakah aku pantas untuk bahagia? Perjalanan Kalara bukan tentang menemukan seseorang yang menyelamatkannya, tapi tentang keberaniannya untuk menyelamatkan diri sendiri. Di setiap bab, ia jatuh, terluka, dan mencoba bangkit-bukan dengan cepat, tapi dengan jujur. Ia bertemu dengan sosok-sosok yang mengguncang jiwanya, menghadapi masa lalu yang menyakitkan, hingga pada akhirnya ia memilih untuk duduk bersama lukanya, mengenalinya, dan perlahan merawatnya. Dari ruang-ruang gelap dalam dirinya, Kalara mulai belajar bahwa pulang bukan selalu tentang tempat-tapi tentang berani tinggal di dalam tubuh sendiri. Ia memahami bahwa tidak semua luka harus sembuh, cukup ditemani. Bahwa kehilangan tidak selalu berarti hancur, dan kebahagiaan bukan tujuan, melainkan keputusan. Di akhir kisah, Kalara tidak menjadi versi sempurna dari dirinya-melainkan menjadi utuh, dengan segala pecahan yang ia terima dan rawat sendiri. Kalara adalah kisah pulang. Bukan ke rumah, bukan ke seseorang-tetapi ke dalam dada sendiri. Dan di sana, ia membangun rumah dengan tangannya sendiri. Rumah yang tenang, hangat, dan cukup. 💐

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido