Sebuah Rasa

Sebuah Rasa

  • WpView
    Reads 111
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 15, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"lo tau kan ini perjodohan apa?! jadi lo gausah berharap lebih sama gue!" ucap putri ketus "ya asal gak melibatkan perasaan kita dalam perjodohan ini maka dari itu gue gak akan berharap sama lo" balas zahran santai "awas aja sampe lo naksir gue,bakal gue cakar muka lo!" geram putri "semoga aja" ucap zahran kemudian berlalu dihadapan putri "ih ngeselin banget sih tu anak" *** Dilarang untuk menjiplak atau mengopy paste karna aku udah cape dan pusing untuk mikirin ini semua. Jadi tolong berpikirlah sebelum berbuat😊
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bismillah Ikhlas
  • Hello!! my Husband [END]
  • DISA | broken
  • TRAUMA
  • Alinka's Story! [Completo]
  • Kampus [END]
  • MY SENIOR HUSBAND
  • The Secret My Boyfriend
  • You Are My Future
  • Rendra & Lila [END]

"Aira menerima perjodohan ini umi Abi,karna yg Aira inginkan kebahagiaan kalian,jika dgn menikah dengan Gus Azzam Aira terima"ucap Aira setelah membuang nafas "benerkah nak"tanya sang Abi "iya Abi Aira terima"jawabnya sembari memberikan senyum dan menunduk dikediaman kyai Abdullah "bagaimana na?"tanya Abah "Azzam terima Abah keputusan itu"jawabnya dan membuat mereka tersenyum mau tau kelanjutannya yuk baca..

More details
WpActionLinkContent Guidelines