Emptiness

Emptiness

  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 23, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Berusaha menjinakan sebuah badai tidak lah mudah. Membiarkan kehidupan berjalan seperti air mengalirpun itu sulit. Jadi apa yang bisa kau lakukan di Dunia yang sungguh kejam ini?. Jika itu Lateshia, maka ia akan memilih, membiarkan kehidupanya berjalan bagaikan air yang mengalir. Berjalan seperti biasanya. Tanpa melawan dan tanpa menentang. . . . . "Gue emang udah biasa dikecewain. Tapi maaf, kalo lo dateng cuma bikin gue kecewa untuk yang kesekian kalianya. Gue mundur. Gue nyerah. Gue pasrah. Gue dah cape. Jangan nambahin beban gue lagi" Lateshia Grizelle. "Kecewa sama benci emang beda tipis, tapi untuk yang satu ini gue benci sama lo." Lateshia Grizelle.
All Rights Reserved
#705
friend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End)
  • Let Me Love You Longer
  • DOPAMINE [HIATUS]
  • Hypomone {ὑπομονή} || END✓
  • Tree Story
  • Breathe
  • Sudut Luka Nazea
  • Ad Meliora || END✓

Sang gadis bernama Aca Putri Ramadani harus menghadapi masalahnya sendiri dan memendam apa yang ada pada hatinya. Ia sudah di gagalkan dengan percintaan dan keluarganya kecewa atas pilihannya Jika menjadi Aca, kalian mungkin akan merasa kebingungan dan tidak tau harus memilih pilihan yang mana --- "Kita putus ya ca.. gua di suruh ke Amerika sama nyokap gua dan Lo juga mau di jodohin sama ayah Lo kan" Arka menatap wajah Aca dengan melas seolah tidak mau kehilangan Aca "T-tapi kaaaa.." *** "Lo putusin pacar lo sekarang" ucap Zakhy degan keras "Gua nikah atas dasar terpaksa, ini semua sala Lo" bantah Aca *** "Gua kecewa sama Lo ca" ucap Ici dengan mengepalkan tangannya "Ayah gak marah sama kamu, tapi Ayah kecewa" ucap ayah "Apa apaan ini? Bunda marah dan kecewa sama kamu ca" ucap bunda di penuhi dengan amarah *** "Ter, Lo marah dan kecewa sama gua kan pasti" Aca berusaha agar tak menangis di depan Luter, tapi apa dayanya ia malah menangis tersedu-sedu di dalam pelukan Luter Luter melepaskan pelukannya dengan menghapus air mata Aca "gua gak marah dan gak kecewa sama Lo ca, tenang aja gua berpihak ke Lo" *** "Kalian jahat! Kenapa kalian tutupi semua ini dari gua hah?" Tak menyangka, salah satu temannya menutupi masalah ini dari Aca Ninzha hanya terdiam, detik selanjutnya ia membuka pembicaraan "aku gak mau kamu sakit hati ca" "Ca, Lo harus sadar! Gua tutupi semua ini dari Lo karena gua juga masih mikir perasaan Lo ca" ucap Via. Di dalam hatinya merasa bersalah karena telah menutupi semua ini dari Aca *** Ditengah derasnya hujan dengan suara petir serta hembusan angin yang kencang mewakili hati Aca yang sakit "ARGHH!!" "Kenapa semua masalah harus datang ke gua? Kenapa gak dia aja!" --- Jadi itulah ringkasan ceritanya.. yuk buruan baca kalau kepo akan bab lengkapnya! Happy reading guys.. Walaupun di depan sad, nanti di belakang bakal happy ending deh 💕Okey thank you everyone 💕

More details
WpActionLinkContent Guidelines