Di-Monolog

Di-Monolog

  • WpView
    Reads 366
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2020
Bermonolog ataupun berdialog sama saja menurutku. Setiap kata memiliki keindahannya, setiap tutur dalam bahasa, memiliki eksistensinya. Tergantung, dengan cara apa kita mengungkapkannya. Sambil membasahi tenggorokanku dengan lemon hangat, kembali ku ber di-monolog.
All Rights Reserved
#15
dialog
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Albarian dan Zelia [ Open Pre-order ]
  • Vierra [COMPLETED]
  • MaJa ~ Tempo Doeloe
  • Mentarinya Sang Rembulan (Tamat)
  • MERBABY
  • The Rainy Nights (END)
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • Batas-Batas Eksistensialisme

"Kalau mau cium gue jangan ragu-ragu gitu!" sambar Zelia membuat Albarian mematung diam. "Ciuman gue mahal!" Sungut Albarian. __________________ Baca aja!! Aku tantang kalian membaca part 13 dan 14, kalau nggak suka baru tinggalin kalau suka, baca dari awal, ya. Judul awal: ALBARIAN dan My Prince Is Bad Boy, Couple Goals--berhenti di sini Rank: #1 in boy 18/3/21 #1 in puisi 27/1/21 #1 in fiksi ilmiah 17/4/21 #1 in getaran 7/2/2021 #2 in motor 26/2/21 #3 in klasik 8/3/21 #3 in laga 8/3/21 #3 in basket 17/4/21 #5 in love 18/6/21 #6 in roman 28/2/21 #12 in humor 26/2/21 #17 in teenlit 11/2/2021 #32 in fiksi remaja 18/2/21 start: 17 November 2020 finish: 28 Februari 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines