SAGITARIES | sagitarius x aries

SAGITARIES | sagitarius x aries

  • WpView
    Reads 740
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Wed, Sep 20, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
[On going] Bohong kalau langit tak merindukan hujan Meski hujan hanya penghancur langit yang indah Karna langit bukanlah apa-apa tanpa hujan Bahkan tanpa hujan langit tak bisa menghadirkan pelangi sebagai simbol keceriaan _________________________________________ Kamu membuatku jatuh hati padamu namun kamu tak mau bertanggung jawab. Bahkan saat aku menyerah mendekatimu, kamu malah memberikan harapan yang tak bisa kamu lakukan - Ariesta elara Aku tak tahu takdir apa yang membuatku bertemu denganmu. Tapi perlahan hidupku berubah karna kehadiranmu yang membuatku risih. Kali ini akan kuperjuangkan sebisaku - Sagitarius ethano Ariesta elara : 24 maret 2001 Sagitarius ethano : 13 desember 2000 . . . . . . ©copyright 2019
All Rights Reserved
#48
zodiak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aran [TAMAT] ✓
  • Bungsu?! (Boboiboy Solar) [TERBIT]
  • Rumah Ternyaman {Boel × little Sister)
  • GEVINNA✓
  • TERSESAT DI HUTAN PARALEL [TAMAT]
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • CAN'T GET OVER YOU [COMPLETED]
  • Enter Your Dimension || Boboiboy The Movie × Reader [2]
  • Asteria

[T A M A T] Story By @bellabelvis Fisik adalah pedoman penilaian. Kebaikan dan senyuman bukan apa-apa dibandingkan fisik yang sesuai idaman. Tapi tahukah kalian? Ada seorang gadis yang bertahan di tengah masa butanya mata hati manusia. Gadis itu adalah Aran. Gadis ceria aneh yang hobinya tertawa dan berlapang dada. Cacian dan hinaan ia terima dengan senyuman. Ujaran kebencian dan teriakan marah ia tampung dengan rela. Baginya, semua hal itu bukanlah masalah. Hingga akhirnya ia bertemu dengan seorang siswa yang mampu mengombang-ambingkan hatinya. Hari demi hari berlalu, waktu seolah berusaha menyatukan mereka. Hanya satu hal yang mulai menghantui pikirannya. Sebuah pertanyaan menohok dari dirinya untuk dirinya sendiri. Pertanyaan tentang apakah ia memang pantas untuk mendapatkan siswa itu. "I wish, you would love me." -Aran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines