Fajar dan Senja

Fajar dan Senja

  • WpView
    Reads 1,261
  • WpVote
    Votes 311
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 30, 2019
[Romance] Mei 2019 __________ Cerita tentang sang Fajar yang meninggalkan Senja; dan Senja yang melupakan Fajar. __________ Fajar dan Senja, tentu sudah tak asing bagi kita, bukan? Fajar yang menyimpan semangat untuk memulai hari; juga Senja yang menawarkan damai dan kelembutan dipenghujung hari. Namun tidakkah kau tahu bahwa antara Fajar dan Senja selalu ada sang Siang dan Sang malam yang menjadi pembatas mengapa mereka tak pernah menyatu. Lantas, dalam kehidupan mereka yang penuh luka dan air mata, bisakah mereka bersama? Bisakah mereka menyatu dengan mengikis jarak yang diciptakan oleh Siang dan Malam?
All Rights Reserved
#262
watty2019
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Benalu [Terbit]
  • MISSHELLA ✔
  • Langit Senja (End)
  • As Time Allows
  • AFFAIR (Completed)
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • Salina
  • Sebelas Hari (end)
  • My Popular Husband [SUDAH TERBIT]

"Bahkan ibunya sendiri membuang anak itu." Semesta pun menghiraukannya, seperti bayangan yang tak pernah di anggap ada, seperti benalu yang tidak pernah di inginkan kehadirannya. *** Nyatanya, ada hasil yang menghianati usaha dan tidak semua usaha akan di kabulkan dengan hasil yang baik. Ya, Teresa sadar hal baik tidak akan pernah ada dalam kisah hidupnya. Benalu akan tetap menjadi benalu, sang penganggu yang tak pernah di inginkan ada. Tangisan pilu selalu keluar dari mulutnya yang menyimpan banyak kisah luka, entah waktu kecil atau bahkan sampai sekarang. "Seharusnya anak seperti kamu tidak lahir dari rahim saya!" ucap wanita itu dengan tatapan penuh kebencian. Teresa Audiyatama. Seseorang yang berusaha menghilangkan label 'benalu' dan 'anak pembawa sial' di dalam diri dengan berbagai cara. Sakitnya di permainkan, di jadikan alat balas dendam, mendapat penghianatan yang begitu menyakitkan, sampai harus kehilangan orang-orang yang di sayangi. Tapi, kenapa semesta masi tidak mau berbaik hati padanya? Rasa sakit itu semakin menyakitkan. Setiap hari lubang kelam di hati semakin dalam, menyisahkan kekelaman yang mengerikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines