I WISH - SASUNARU

I WISH - SASUNARU

  • WpView
    Reads 6,191
  • WpVote
    Votes 599
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 1, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku akan menjadi TEMAN baikmu di pesta pernikahanmu nanti. Menyambutmu dengan senyumku." pria blonde bernama Naruto ini menangis sendu di ujung taman bermain. Sesaat setelah teman baiknya pergi. Bukan perkara ia ikut bahagia akan keputusan sahabatnya menikah, tapi ini soal perasaannya yang tidak tersampaikan. Bahkan sampai detik detik terakhir. . . "Bagaimana jika pengantinmu pergi, dan aku yang akan menggantikannya?" Hening. Pria tampan dihadapannya tersenyum. "Jangan bodoh, aku tidak mungkin menikahi lelaki ". Nafasnya tercekat, "Naruto?" "Ah.. tidak aku hanya bercanda. Manamungkin" Bahkan jika mencintaimu adalah dosa yang akan ku terima di alam bangka nanti, aku akan tetap memilih untuk mencintaimu. Mencintaimu dalam diam meskipun aku tahu konsekuensinya akan tetap sama. "Bahkan 12 tahun kita berteman, perasaanku saja kamu tidak tahu Teme" ================================================================================= Warning !! BoyXBoy SasuNaru Yaoi Angst for sure Hai aku balik lagi, cerita ini bakal lebih pendek daripada cerita cerita ku sebelumnya. I hope you will like it
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ore no Kaa-chan?!? || END
  • Hi, Sweetheart (END)
  • AMBISI!!!
  • My Future Wife
  • Rahasia Kita [NaruSasuNaru][BL] SELESAI ☑️
  • Between Me & You [Narusasu] Completed✔
  • Marry Me[SasuNaru]
  • (BL) Baby You Don't Know ME [Narusasu]
  • Mengulang Sejarah || END

Ore no Kaa-chan?!? Naruto © Masashi Kishimoto Uchiha Sasuke x Namikaze Naruto #SasuNaru# Rate : T Warning : Shounen-ai, Boyslove, bahasa amburadul, typo bertebaran, homomphobic jangan baca!!! Terkadang, manusia itu rumit dan sulit dimengerti. Mereka sama, sama-sama terluka, sama-sama bodoh, dan sama-sama egois. Mereka hanya bisa saling menyakiti, tidak mau mengalah. Satu jalan lurus menuju kebahagiaan diabaikan, mereka lebih memilih jalan rumit yang berliku dan berputar-putar. Sangat merepotkan. Tetapi, haruskah mereka bersyukur dan tidak menyesalinya. Siapa yang mengira kalau jalan rumit itu telah membuat mereka mengerti arti dari kehilangan dan penyesalan. "Tuhan, akankah secuil kebahagiaan akan ku peroleh suatu saat nanti?" - Naruto.

More details
WpActionLinkContent Guidelines