Di Balik Misi Aleshaa

Di Balik Misi Aleshaa

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 28, 2022
"Gue gak mau nikah kalo bukan sama ustadz titik." Ucap Echa pada sahabatnya, Kiara. "Oke nanti gue cariin dipesantren tuh ustadz yang udah lansia." "Kiaraaa!! Gue serius.! Pokoknya besok kita harus masuk pesantren!" Pekik Echa. Aleshaa Meyka Aruna (Echa) Gadis Terkocak,ter ribut,terBego dan terpaling menyusahkan orang. hidup Echa mungkin sudah ditakdirkan terlahir sebagai trouble maker(pembuat masalah) Dimana ada Echa disitu ada masalah. Cuma gara-gara Mamanya salah ngidam cium bau keteknya Si dodit anak terbandel pada masanya. Gadis pemilik otak seons itu Berinisiatif dan berkomitmen penuh untuk mencari jodoh seorang ustadz. tentunya karena alasan yang menurut semua orang tidak masuk akal. Ayo Cek keseruan tingkah Echa dipesantren. akankah Echa dapat bertemu Ustadz Idolanya. Lalu bagaimana jika yang dijumpainya justru seorang polisi? Yang diam-diam menyimpan rahasia besar untuk Echa.
All Rights Reserved
#83
novi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Kamu, Nadia
  • AILAH(END)✅
  • AQEESHA
  • Rieril
  • PERJUANGAN DOA[END]
  • the best choice
  • VALUNA( ON GOING)
  • ASA: Semesta Itu Bukan Milik Kita
  • Milk for Rayyan
  • cinta yang terlambat

Sejak sekolah dasar, Nadia adalah pusat dunia bagi Raditya Juna Mahesa. Mereka adalah tetangga yang begitu lengket satu sama lain. Tapi tiba-tiba di suatu hari Radit berubah, dia jadi cuek dan seolah Nadia bukan apa-apa baginya lagi. Jarak pun membentang jauh di antara keduanya. Kata Nadia yang kala itu marah pada Radit karena dia berubah, "Radit jahat! Mulai sekarang kita bukan teman lagi!' Semenjak itu, mereka hanya orang asing. Hingga suatu hari akan ada perjodohan dalam dua keluarga itu. Antara Nadia dan Priyandaru Samudera__kakaknya Radit. "Hai, calon adik ipar!" sapa Nadia yang membuka pintu rumahnya di suatu pagi pada tamunya. Radit tetap cuek tanpa ekspresi meski Nadia terdengar mengoloknya. "Seperti mendung yang belum tentu turun hujan. Calon belum tentu jadi beneran. Bisa aja, aku yang nikahin kamu di hari yang sudah ditentukan." "Eng-gak mung-kin!" "Maka akan aku buat menjadi mungkin."

More details
WpActionLinkContent Guidelines