My Destiny

My Destiny

  • WpView
    Reads 1,114
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 26, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Sekejam apapun kamu menyakitiku, akan tetap menjadi istri sahmu" "Aku mencintaimu mas, sekalipun kamu selalu menyakitiku. Tapi yang ku punya bukan hanya ragamu, melainkan seluruh yang berada dalam dirimu adalah milikku *Mutiara Assyifa Zachrani* "Kamu itu hanya status. Dan hatiku masih bebeas untuk memilih siapa yang pantas menjadi pendampingku. Dan yang pasti itu bukan kamu" "Jangan pernah pergi dari hidupku, aku gak sanggup kehilangan kamu" "Jika memang itu yang terbaik buat kamu, aku ikhlas, Ra" *Angkasa Ilham Rajendra*
All Rights Reserved
#43
loveless
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kirana: Aku Bukan Simpanan
  • YOU ARE MINE
  • HE IS MY MINE!
  • WARM WINTER [END]
  • The Secret of Destiny
  • obsesi seorang mantan pacar
  • Sepotong Luka
  • Nikah Muda
  • untuk imamku ( End )

(Update Setiap Hari) "Aku ini istrimu, bukan hiasan rumahmu. Tolong, sekali saja, perlakukan aku selayaknya seorang istri," pinta Kirana dengan nada suara serak. "Memangnya, selama ini, aku memperlakukanmu dengan buruk? Tidak, 'kan?" Satya berujar dengan raut wajah datar. "Kamu tidak pernah menganggapku ada," Kirana menatap nanar Satya, "kita makan di meja yang sama, tidur di ranjang yang sama. Tapi ... kita seperti orang asing." Satya hanya diam. "Aku tahu kamu membenciku dan menikahiku hanya untuk balas dendam, 'kan. Kamu ingin melihatku terpuruk, kan?" "Bukan." "Lantas apa? Lagi pula, kamu mencintai wanita lain dan sampai saat ini, kamu masih berhubungan dengannya. Bahkan, banyak orang yang mengagumi hubungan kalian. Kenapa tidak menikah saja dengannya?" "Kalau bisa, pasti. Tidak usah mencampuri hidupku. Seharusnya, kamu bersyukur, aku mau menikahimu." *** -Salah satu hal yang menyakitkan itu, adalah ketika dirimu memiliki suami, tapi tidak memiliki kasihnya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines