When I Look at You

When I Look at You

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 12, 2019
Sonia berusia 24 tahun, namun usia bukanlah pertanda kedewasaan seseorang. Dia masih pecicilan, seperti saat SMA, punya pribadi yang ceria, tidak cantik tapi jika diperhatikan lama tidak membosankan lah untuk dilihat. Sonia punya petualangan cinta yang menyedihkan, namun tak membuat ia jera dalam berteman dengan lelaki sebanyak-banyaknya. Dia naksir pada dokter asing yang tak sengaja ditemuinya. Akankah dokter itu berhasil terpikat akan perjuangan Sonia? Atau Sonia yang akan berhenti dan berbalik arah menjauhi Pak Dokter?
All Rights Reserved
#2
dokterganteng
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Self Defense (Completed)✔
  • Simbiosis Mutualisme
  • [✔] Captain Ari
  • Langkah Dalam Senja
  • My Doctor Is My Perfect Husband[complete]
  • LOVE&TIME
  • KISAH KITA

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines