SKENARIO HATI

SKENARIO HATI

  • WpView
    Reads 137
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 11, 2019
Siang hari ini panas sungguh panas, Sekantong plastik dingin tak juga hilang kan Dahaga. Ku coba melangkah selangkah menuju Depan pintu kelas. Sungguh Matahari diatas atap Seakan Didepan muka. Udara Senyap debu pun seenaknya terbang kian menari . Kusam sudah muka ku ini . "Min...Imin..!" terdengar seseorang yang memanggilku. Tapi ya sudah lah .. mungkin bukan aku. Jelas nya di kelas ku nama IMIN tak hanya aku , bayangkan saja 1 kelas si IMIN ada 4 . oke akan aku sebut kan yakni Imin Jaenap ,Imin Astuti,Oca Imin,dan yang terakhir Aku Imin kemiri. Daripada Aku Ge-Er kan ya lebih baik aku lanjutin Minum es ku. " aishhh.. Si Imin ,dicariin pula Tiba Disini Rupanya.!!" Menonjok Ku dari Arah belakang tepat aku hampir tersungkur mencium tanah. Dia Cicip Teman karib yang lengket selengket bulu tangkis , kadang bulu nya pergi tangkisnya Meratapi sedangkan Jika Tangkis nya pergi Tinggalah Bulu nya Seorang diri nan sepi. " Ada Apa Si Cip " Jawabku Santai " itu. ..Luwik ". Menunjuk Laki Berbadan tinggi , kekar , perut kotak , Rambut Macam Aliando Syarif itu lah nama Artis nya. " Terus Dia Ngapa??" jawabku Cuek ,ya kenapa tidak toh Dia Juga Gak Ngapa-ngapain. " Dia Lirik kamu terus bego' , Peka dong Luh ! hampir 5 jam disitu ngliatin kelas , dan elu Pas keluar pun sedari tadi clingak clinguk caper ke elu " Trocos nya kaya Dukun Ber Pelet . Aku mulai tertarik dengan Ceritanya , ku tolehkan Kepala Menuju Ke Lapangan sebelah kanan pojok dekat ring dibawah pohon Rindang . Yeah , Dia Si Luwik Sampo namanya , ciri-ciri sudah aku sebutkan tadi . Matanya tertuju padaku tajam Setajam Silet Tapi Tumpul , Sorotnya Menyejukkan Di Samping Senyumnya yang menawan . * Dia nan Gagah Segagah Gajah Mada Seindah Danau Toba Dimana kah Dia Berada Pasti Ku jumpa Terpana .. Oleh SoRoT Mata 'nya * " Woyyy ... nah kan Terpukau " Colekan Si CiCip Berhasil membangunkan Ku dari Kegilaan sungguh, entah kenapa Seperti Magnet menyeret pipi ku melebar melukis senyum terpesona olehnya .
All Rights Reserved
#710
aneh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GHAVARI
  • Aksara Nifa [End]
  • We Are Abu-Abu!!!
  • CINTA SELEBGRAM DAN TUAN CEO (SELESAI)
  • 36 days with you {saida} [End]
  • FRIEND WITH BENEFIT (SELESAI)
  • Eat, Bread and Love (TAMAT)
  • Unplanned marriage
GHAVARI

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines