Dia Anak Jendral

Dia Anak Jendral

  • WpView
    OKUNANLAR 82,697
  • WpVote
    Oylar 4,739
  • WpPart
    Bölümler 11
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Paz, Ara 29, 2019
"Aku mencintai mu " "Maaf " Key menunduk dalam, ketika mendengar pernyataan cinta gadis di depannya. "Kenapa minta maaf ?" "Saya tidak tau harus menjawab apa ?" Jawab Key dengan nada canggung. Ve menghela napas berat, melirik kesal pada pria tampan dengan postur tubuh atletis dan juga berpakaian super rapi. "Kamu tinggal jawab 'iya '. Tidak susah kan ?" Jelas Ve dengan muka kesal. Key menggeleng kan kepalanya. Menatap serba salah pada Ve. "Bukan begitu, saya hanya berusaha untuk 'tau diri '. Saya dan Nona berbeda. Nona anak seorang jendral. Jadi sa- ". Belum juga pria itu menyelesaikan kalimatnya. Ve sudah lebih dulu membungkam nya.
Tüm hakları saklıdır
#287
prajurit
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Lukisan Perang dan Salju
  • ' HOW POSITION '
  • Masa SMK ✅
  • Suck It and See (Complete)
  • BAD FIANCÉ
  • Stay (Away)
  • My Bae 1 - DJIERA [TAMAT]
  • MELANCHOLY [TAMAT]
  • Maura √ (Tamat - Karyakarsa)
  • Jodoh Kedua

Di dunia yang runtuh oleh perang, di mana kehormatan dibeli dengan darah dan cinta menjadi barang asing di medan tempur, berdiri sosok Jenderal Tertinggi Kerajaan Vellatora, dikenal sebagai *Raja Besi dari Utara*. Lelaki yang membawa kehancuran ke setiap tempat yang disentuh sepatunya. Pemimpin tanpa hati, dewa perang yang tak pernah mengenal belas kasihan. Namun segalanya berubah saat ia menaklukkan sebuah desa kecil yang terkutuk di wilayah selatan-dan **Evelin**, gadis miskin yang hidup dalam pengasingan, dicaci dan dihina, namun tetap bertahan dengan kelembutan yang menyayat. Evelin bukan siapa-siapa. Evelin hamil anak sang jenderal, dan rahasia itu bisa mengguncang kerajaan. Ia hidup dalam dilema: mencintai lelaki yang menghancurkan desanya... atau melupakan rasa yang tumbuh dari luka. ....."Aku akan membakar dunia jika kau menginginkannya," bisik Leonardo suatu malam, dengan suara rendah, nyaris seperti doa. "Katakan saja, Evelin. Satu kata darimu, dan semua ini akan hancur." Tapi Evelin tak pernah berkata apa-apa. Ia hanya menatap jendela, pada salju yang turun diam-diam di luar sana-seolah dunia masih bisa bersikap lembut meski penuh luka. Leonardo mencintainya dengan cara yang hanya bisa dilakukan oleh monster yang terlambat menyadari bahwa ia masih memiliki hati. Ia melarang Evelin melihat keluar, tapi ia sendiri membawakan bunga dari pegunungan utara, hanya karena Evelin pernah bilang ia menyukai wangi alam. Ia tidak pernah berkata "Aku mencintaimu" dengan kata-kata biasa, tapi ia mencium kening Evelin seperti sedang menyentuh relik suci, dan mencengkeram tangan gadis itu saat malam datang seolah takut dunia akan mencurinya dalam tidur. Namun Evelin tahu... segala yang indah ini dibangun dari puing-puing orang lain. Dari darah. Dari tangis. Dari nyawa yang tak pernah sempat minta ampun. Ia tahu, bahwa kehangatan ini datang dari lelaki yang pernah menghancurkan desanya, membakar rumahnya. Dan ia juga tahu... ia tak bisa membenci Leonardo.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi