Just a Fantasy

Just a Fantasy

  • WpView
    Reads 119
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 15, 2021
Memang saya itu terlahir sebagai manusia yang hanya bisa berkhayal tentang DIA tapi tidak bisa memilikinya karena sebuah kesalahan yang dibuat oleh keluargaku tapi saya tidak tau kesalahan apa itu. ~ Adira Michella Kau memang sangatlah berbeda dengan semua cewek yang ada, tapi ada satu yang tidak bisa saya terima dari KAMU yaitu kesalahan yang dibuat oleh keluargamu yang menyakiti ibu saya. Aku tau kalau itu bukan ulah mu tapi kau adalah anak dari yang berbuat sebuah kesalahan tersebut. ~ Arif Tri Saputra Deimin
All Rights Reserved
#569
musik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When We Drown [TAMAT ✔]
  • CATATAN NADIA
  • This Is Not My House
  • Gendut!! Gue cinta sama lo
  • I'm Sorry Mila
  • One Shoot Brothership ✓
  • Only You
  • With You 나는 행복하다
  • Dendam Cinta Terlarang

Best Author WPRD Batch 2 🌹🌹🌹🌹 Kata orang, hidup itu adil. Tuhan sangat adil. Namun, sepertinya kalimat itu tak pernah berlaku padaku. Aku pikir, dengan kondisi ibu yang sakit-sakitan, aku bisa bekerja sama dengan keluargaku yang lain untuk merawat ibu dan hidup bahagia. Namun, aku salah. Keluarga bukan tempatku bernaung, bahkan mengadu. Mereka hanya makhluk penghancur yang Tuhan ciptakan untuk menghancurkan hidupku. Dan aku benci hidupku. ~Amanda Sasmita~ Banyak orang yang mengatakan, hidup ini adalah sebuah sistem tabur tuai. Apa yang kau tabur, itu juga yang akan kau tuai. Semua berhubungan. Namun, kenapa hidupku sepertinya berjalan jauh dari sistem itu? Aku menabur kebaikan. Memberikan semua yang kupunya pada orang yang kupikir akan menjadi satu-satunya dalam hidupku. Namun, yang kutuai bukan kebahagiaan. Melainkan sebuah pengkhianatan. Tabur tuai. Cih. Itu hanya alibi bagi mereka yang selalu bahagia. Kalimat itu bukan untukku. ~Kala Bagaskara~ *Bijaklah dalam memilih bacaan*

More details
WpActionLinkContent Guidelines