Bintang yang Sempat Tergenggam

Bintang yang Sempat Tergenggam

  • WpView
    LECTURES 14
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., mai 17, 2019
"Teruslah lurus kedepan dan jangan pernah sekalipun menoleh kebelakang." Yaps.. Itulah ☝️Kata-kata yang sering diucapkan, namun tak pernah dilakukan oleh orang. Tidak mungkin seseorang akan terus maju kedepan tanpa pernah melihat kebelakang. Apa yang sudah berlalu, tak perlu dilupakan, diikhlaskan saja kalau bisa, KATANYA. Tapi nyatanya tak semudah itu untuk dilakukan. Ketika waktu sudah berjalan, akankah yang pernah ada bisa tergantikan dengan yang ada? Atau yang pernah ada akan menjadi yang ada? *** Ini adalah kali pertama aku memberanikan diri untuk menulis. Maaf apabila ceritanya kurang jelas, masih pemula, hehehe. Nah karena itu, jika ada yang ingin disampaikan silahkan coment dibawah ya. Boleh kritik, saran, atau apapun itu. Terima kasih 😊
Tous Droits Réservés
#8
kakaktingkat
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Badai, Kapan Berlalu?
  • ALEYA~~
  • HER
  • HATI💔 YANG TERPILIH
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • You're Here, But Not For Me
  • Antara Aksara dan Kata
  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Sekian Kalinya [END]

Adalah cerita tentang seorang anak yang tak pernah benar-benar punya tempat untuk pulang. Sejak kecil ia belajar bahwa hidup tak selalu adil, dan kadang-bahkan sering-doa tak dijawab dalam waktu yang ia harapkan. Ia tumbuh di antara bentakan, kehilangan, dan sunyi yang menua di dadanya. Ia menyimpan ratusan tangis yang tak bisa ditumpahkan dan ribuan tanya yang tak berani ia ucapkan. Tapi gadis kecil itu tetap berdiri, meski angin terus memaksanya jatuh. Ia tetap berjalan, meski jalannya dipenuhi duri, meski tak ada tangan yang menggenggamnya erat. Ini bukan kisah bahagia. Tapi ini kisah tentang bertahan, tentang keberanian untuk tetap hidup meski dunia berkali-kali memintanya menyerah. Karena kadang, harapan tidak datang dalam bentuk pelangi. Kadang, harapan hanya berupa napas yang tetap ia hembuskan... meski hati sudah letih. *** Update setiap Sabtu & Minggu.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu