Because of you

Because of you

  • WpView
    OKUNANLAR 80
  • WpVote
    Oylar 22
  • WpPart
    Bölümler 4
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Pzt, May 20, 2019
Satrya menarik tangan perempuan yang sedang makan di kantin lalu membawanya lari menuju lapangan sekolah yang di penuhi beberapa murid sedang berolahraga. "Sat lo apa apa'an sih!" Protes dia karena Satrya menarik tangannya paksa. Satrya mendekat lalu membisikan sesuatu."Kenapa?jangan bilang lo malu?." Bisikan Satrya membuat si cewek mengernyit bingung, apa apaan?malu?memangnya dia berbuat apa? Satrya memegang kedua tangan dia membuat beberapa murid di lapangan menghentikan aktivitasnya,menatap heran ke arah mereka yang berada di tengah tengah lapangan. "Gue nyaman sama lo!" "Gue sayang sama lo!" "Gue cinta sama lo!" "So, lo mau jadi pacar gue?" Sambungnya Satrya membuat beberapa murid terpekik kaget. "Hah?" Sorakan teriakan sudah jelas di lapangan sekolah,seolah olah semua merestui hubungan mereka berdua. Semua tidak tahu, ada hati yang terluka di balik kejadian ini semua.
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Because ILY [Completed]
  • COMPLICATED
  • CINTA DALAM KELABU
  • CINTA BEDA KARAKTER
  • Be Yours
  • Persona
  • FRANARA
  • You And Me, Can We? [On Going]
  • Felicity [On Going]
  • A GA TA || Lee Jeno [COMPLETED]

Akhirnya pintu terbuka sempurna menampilkan Sadena yang tengah terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit penuh infus dan beberapa alat untuk membantu nya bernafas, Qalesya menarik nafas panjang setelah melihat cowok yang tengah tertidur di samping ranjang Sadena sambil memegang tangannya. Qalesya mematung di tempat membelalakan matanya apakah yang ia lihat ini sungguh sungguh. "Qalesya, sebentar tante bangunin dulu Ardano nya ya sayang" Ardano terbangun sambil mengucek mata nya tapi tangan kanan nya masih menggaet tangan Sadena. "Ss-Sya" Ardano mengerjap dan langsung melepaskan genggaman tangan nya, setelah itu ia beranjak bermaksud mendatangi Qalesya "Sya gu-gue" Ardano meneruskan langkah nya ke arah Qalesya yang membisu Qalesya cewek itu melangkah mundur dengan mata yang berkaca kaca, jelas sekali Ardano melihat mata cewek yang selama ini ia sayangi tengah berkaca kaca, tapi mengapa ia memperlakukan Sadena sebegitu nya? Qalesya memutar badan nya bermaksud ingin keluar dari ruangan itu tapi dengan cepat Aradano langsung menarik pergelangan Qalesya "Sya dengerin gue" Ardano tetap menahan Qalesya, ternyata dengan satu hentakan tangan Qalesya berhasil membuat tangan nya terlepas dari tarikan Ardano Cewek berseragam Sma itu berlari di koridor rumah sakit, baru beberapa langkah berlari air mata nya sudah berhasil lolos dan membasahi pipi nya Ardano cowok itu mengacak rambut nya gusar, kali ini adalah kali pertama Qalesya menangis karena tersakiti atas sikap Ardano. Tanpa pikir panjang Ardano langsung mengejar Qalesya "Sya dengerin gue dulu" "Apa? Lo mau bilang apa? Apa lo mau bilang ga ngabarin gue karena hp lo mati, ga bawa charger, lo seneng berduaan sama Sadena? Lo lupa sama gue? Oiya gue bukan siapa siapa lo juga ngapain lo harus ngabarin gue Duh Qalesya bego banget si lo percaya sama sumpah serapah cinta yang isinya bacotan semua"Qalesya menertawakan diri nya sendiri Qalesya "Sya Sadena itu.." ucap Ardano Langsung aja baca ceritanya yaaaaa

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi