"Dendelion"

"Dendelion"

  • WpView
    Leituras 73
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, jun 12, 2019
"Dendelion yang rapuh dan mudah terombang-ambing terbawa angin, kini mendarat dibukit yang tinggi, benihnya menyebar memenuhi bukit tinggi itu, Dan membawa kehidupan baru, Ia tampak rapuh, namun ia kokoh Ia tampak lusuh, namun ia indah " Cerita ini mengisahkan seorang gadis yang tak nyaman menjadi diri orang lain, dan berusa untuk keluar bebas menjadi dirinya sendiri, Memang Tak mudah, sebab tuntutan didalam keluarganya itu yang berulang kali menghalanginya untuk menjadi diri sendiri, Namun sebab keberaniannya ia bahkan menjadi dirinya sendiri yang jauh lebih baik dari yang diinginkannya, sebab yakin akan kata hatinya. Sebuah kisah yang sangat menarik dan inspiratif ini saya harap dapat memberikan banyak manfaat bagi pembaca dan mulailah menjadi diri sendiri.
Todos os Direitos Reservados
#3
novelanakmuda
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Breathe
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • If It's You
  • Juan [REVISI]
  • Berbahagialah Sampai Hayat Menjemput
  • ASAVELA KIARA
  • Dandelion's [COMPLETED]
  • 2 AYDEN ✓
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • Gadis Dandelion
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo