Kita yang pernah ada

Kita yang pernah ada

  • WpView
    Reads 211
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 16, 2019
"Kita bisa mulai dari awal lagi le" Ucap Geraldy sambil memegang tangan Ella "Setelah lo pergi?kenapa lo harus dateng lagi?!" Balas Gabriella setengah membentak sambil menangis "Jangan nangis,gue ga suka lo nangis,apalagi gara gara gue" Ucap Geraldy sambil menangkup wajah Ella "Permainan lo bagus dy,gue salut sama lo" Balas Ella menepis,sambil tertawa meremehkan Gabriella Joey Valerie.Perempuan yang melewati masa depresi nya sendirian,Ella selalu berpikir dia tak pantas hidup,keseharian nya hanya menyayat urat nadi dan tertidur menggunakan pil tidur Kepo dengan kelanjutannya kan?Jangan lupa masukan library 😄❤️ -Nisaaafzh07
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • NOT SAME (COMPLETE)
  • Hai Januari
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • i love komandan S1-♡
  • MAS !
  • Albel
  • Lovely - Kim Doyoung[✓]

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines