Temporary
  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 11, 2019
Aku telah membuat kesalahan kecil, namun mampu mengubah hidupmu juga hidupku. Tapi percayalah, semua masih sama seperti dulu. Saat segalanya terasa mudah untuk dijalani bersama. Sayangnya kamu justru memilih pergi meninggalkan bait masa lalumu bersamaku seraya menitipkan berjuta luka yang terasa menusuk setiap saatnya. Akankah kamu tetap bersikap sama meski telah kurelakan banyak hal untuk mengubah kembali segala yang pernah berubah? Apakah kamu masih tidak mengizinkan pintu maafmu terbuka untukku meski di saat terakhir bagiku? - ini entahlah, aku masih belum jago buat deskripsi begini hehe. It's the first story yang kucoba untuk kupublikasikan. Jadi maklum saja kalau masih terasa janggal/aneh buat kalian. Oke makasih buat waktunya karena udah nyempetin buat baca hehe, tolong untuk voment dan masukkan baik kritik maupun saran, semoga akan saya terima dengan senang hati 🙏. Ok, kalau kalian penasaran langsung masukkan ke library masing - masing ya 👍. Oke big thanks and see u soon :))
All Rights Reserved
#5
temporary
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aerilyn
  • DEVIAN [END]
  • Jejak Waktu [Complete]
  • REVANO [ SELESAI ]
  • Friendzone?
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • CLOSER
  • Let Me Love You Longer
  • What If i Told That ILY (TAMAT!!)
  • Ketua Osis Vs Kapten Basket
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

More details
WpActionLinkContent Guidelines