
apakah semudah itu lidahmu mengucap kata, dan itu di tunjukkan pada seseorang. kata kyai fakih pada muhaimin. ingat muhaimin.gusti allah tak pernah menyebutkan nama untuk yang membencinya. tapi apa manusia semaunya dengan sedikit ilmu yang cuma barang titipan. dengan tanpa, memandang tuhan melontarkan kata kafir pada seseorang.padahal belum tentu yang di tunjuk itu lebih baik darinya. ingat muhaimin. ibarat sholat.cara yang di gunakan tidak satu cara. selami akan hal itu bagaimanakah kisah muhaimin yang berjalan dengan apa yang dia alami dan harus bertemu dengan seseorang yang membuatnya berubah.akan kah dia yang rak pernah ada dalam pikiran myhaimin mampu bersanding dengan muhaimin.Todos los derechos reservados