Aku Untuk Kamu

Aku Untuk Kamu

  • WpView
    Reads 286,548
  • WpVote
    Votes 17,846
  • WpPart
    Parts 52
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 31, 2024
"Aku Untuk Kamu. Kamu Untuk Dia." Dibuat melayang oleh harapan, di jatuhkan kembali oleh sebuah kenyataan. Mencintai seorang diri selama tujuh tahun itu bukan lah perkara yang mudah. Terlebih disaat orang yang kamu cintai itu ternyata menyukai sahabat mu secara diam diam. Itulah yang Letta rasakan sekarang ini. Dimana dia yang mencintai Regan setulus hati, dan Regan yang menyukai sahabat sendiri. Letta berpikir, kisah cinta nya akan berakhir menyenangkan seperti di novel-novel percintaan kebanyakan. Namun, ternyata dia salah. Semua itu hanyalah khayalan semata. Buktinya, Regan sama sekali tidak pernah luluh akan perjuangan nya selama tujuh tahun. Mau tak mau, hanya ada satu jalan yang harus dia tempuh agar luka di hati nya tidak bertambah lebih dalam lagi, yakni melupakan. **** Semuanya terus berjalan seiring waktu. Disaat dirinya hampir sampai pada puncak melupakan, Letta kembali di hadapkan oleh keadaan yang sangat sulit untuk dia lakukan. Gadis itu, kembali di paksa untuk mencoba menggenggam sesuatu yang bukan miliknya. Akankah dia bisa untuk mempertahankan hal itu disaat pemilik aslinya sudah pergi? "Kenapa harus gue Sya?" ********
All Rights Reserved
#137
violetta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Never Be The Same
  • Almost Mine - 3 Alasan Aku Menolakmu!
  • GERA (SUDAH TERBIT)
  • BULAN [Selesai]
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • SAKYA CITRA
  • Love Hurts
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • SUARA BIA (TAMAT)

Aku dan kau, kita adalah dua bintang di galaksi yang sama, namun berada pada orbit yang tak pernah berpotongan. Kita bersinar di langit yang sama, berbagi malam yang sama, tetapi tak pernah bisa saling menyentuh. Alasya dan Rey, dua jiwa yang tersesat di antara perasaan dan takdir yang tak bisa mereka kendalikan. Setiap detik di antara mereka adalah ketidakpastian, seakan senja selalu berhenti pada titik di mana mereka bisa bertemu, tetapi tak bisa bersatu. Bagi Alasya, cinta adalah perasaan yang hadir tanpa diminta, namun selalu berakhir dengan pengorbanan. Sedangkan bagi Rey, cinta adalah mimpi yang ingin ia genggam, tetapi selalu lepas seperti pasir di sela jemari. Suatu hari, Rey berbisik, "Aku mencintaimu." Tapi apakah kata itu cukup? Apakah satu kata mampu menghapus segala jarak di antara mereka? Mampukah kata itu mengubah takdir mereka? Alasya dan Rey harus memilih: bertahan dalam keheningan yang aman atau melawan takdir, meski tak ada jaminan akan bahagia. Akankah mereka berani mengubah garis hidup yang telah dituliskan, atau justru membiarkan perasaan mereka menjadi kenangan senja yang tak sempurna?

More details
WpActionLinkContent Guidelines