Introvert

Introvert

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 12, 2019
Segala sesuatu berpasang pasang Begitupun dengan kepribadian manusia Ada extrovert ada introvert. Seseorang yang introvert bukan tidak ingin mudah bergaul dengan orang lain, dia selalu merasa tidak nyaman dan tidak bergairah saat berkumpul dengan orang banyak. Mungkin saya rasa anda perlu memahami terlebi dahulu sifat orang , sebelum anda bertindak pada orang itu. Jangan langsung bilang " orang itu buruk akhlaknya." Sedang kita belum mengetahui persis sifat aslinya seperti apa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEPERTI KISAH End ✅
  • MBTI Talk: Satu Rumah, Enam Belas Orang
  • Introvert [ On Going ]
  • Introvert
  • ALIN TRANSMIGRATION {End}
  • MELODI KEHENINGAN
  • Transmigrasi ayna
  • Aster : The Another Side [END]
  • Hate Leads to Love
  • Figuran In Novel -End

Dalam psikologi, terdapat pengelompokkan kepribadian manusia bedasarkan bagaimana manusia memperoleh gairahnya. Pengelompokkan ini pertama kali dicetuskan oleh Carl Gustav Jung (1920), dalam bukunya berjudul Psychologische Typen.[1] Secara umum, pribadi yang ekstrover mendapatkan gairah dari interaksi sosial.[1] Ekstrover biasanya memiliki kepribadian yang terbuka dan senang berbaur, serta memiliki kepedulian yang tinggi terhadap apa yang terjadi di sekitar mereka. Sementara introver, di sisi lain, dianggap mendapatkan gairah lewat menyendiri. Introver biasanya cenderung pendiam, suka merenung, dan lebih peduli tentang pemikiran mereka dalam dunia mereka sendiri. Di antara kecenderungan ekstrem introversi dan ekstroversi, terdapat ambiversi yang merupakan kepribadian penengah antara ekstrover dan introver. Meskipun terdapat perbedaan yang kontras antara introver dan ekstrover, Carl menganggap bahwa jarang terdapat manusia yang sepenuhnya ekstrover atau introver. -Reva Fidela adel pantjoro - Semua nya terlalu sempurna, hingga aku malas menjalani Terlalu ramai untuk aku yang senang dengan warna gelap, terlalu berisik untuk malam yang tenang. - Adzana Shaliha - Ga bisa , harus ada musik yang mengiringi hari hari,

More details
WpActionLinkContent Guidelines