Tahta Semesta

Tahta Semesta

  • WpView
    LECTURES 217
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., mai 20, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Dekat namun berjarak. Sama seperti gunung. Terlihat dekat tetapi nyatanya jauh dan berjarak. Disini cerita tentang insan yang kehilangan waktu dengan pasangannya. Bagaimana jika seorang Dinara Raina Aldebra dipertemukan (kembali) di puncak gunung dengan Geraldi Putra Mahesa, apakah mereka akan berakhir bersama atau justru sebaliknya? Tak sedikit masalah yang terjadi diantara keduanya, akankah semesta bertahta dan berpihak kepada mereka ? Semoga cerita ini yang kalian cari dan kalian nantikan kehadirannya, walaupun tak banyak memberikannya. Dan semoga kalian dapat merasakannya. Selamat jatuh cinta, benci, tertawa, dan menangis. ~~~ Salam kenal. Tahta Semesta akan menemani kalian beberapa bulan kedepan. Kalau suka boleh dong tinggalin vote, dan comment nya. Boleh juga di follow. Kalau mau tanya-tanya bisa di instagram @zayyanadzkiya. Selamat membaca :) Semoga suka :)
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Aksara Lingga
  • Nobody Knows (HIATUS)
  • GARAYA : Pair Of Lose Colors ( SEGERA TERBIT)
  • Rindro (SELESAI)
  • JANJI DI TEPI SENJA  (SELESAI)
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Andira [End]
  • Hujan dan Sebuket Dandelion

"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu