Tahta Semesta

Tahta Semesta

  • WpView
    Reads 217
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 20, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Dekat namun berjarak. Sama seperti gunung. Terlihat dekat tetapi nyatanya jauh dan berjarak. Disini cerita tentang insan yang kehilangan waktu dengan pasangannya. Bagaimana jika seorang Dinara Raina Aldebra dipertemukan (kembali) di puncak gunung dengan Geraldi Putra Mahesa, apakah mereka akan berakhir bersama atau justru sebaliknya? Tak sedikit masalah yang terjadi diantara keduanya, akankah semesta bertahta dan berpihak kepada mereka ? Semoga cerita ini yang kalian cari dan kalian nantikan kehadirannya, walaupun tak banyak memberikannya. Dan semoga kalian dapat merasakannya. Selamat jatuh cinta, benci, tertawa, dan menangis. ~~~ Salam kenal. Tahta Semesta akan menemani kalian beberapa bulan kedepan. Kalau suka boleh dong tinggalin vote, dan comment nya. Boleh juga di follow. Kalau mau tanya-tanya bisa di instagram @zayyanadzkiya. Selamat membaca :) Semoga suka :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • Aksara Lingga
  • Rainangkasa #2 [END]
  • GARAYA : Pair Of Lose Colors ( SEGERA TERBIT)
  • Andira [End]
  • My Darrel
  • Nadhira

Kapan nikah??? Mungkin bagi Linda itu adalah pertanyaan tersulit di abad ini untuk dijawab selain pertanyaan dimana sebenarnya jasad I Gusti Ketut Jelantik dikebumikan. Kurangkah dia berikhtiar? Lalu apa namanya kegiatan blind date yang harus Linda lakoni setiap akhir pekan selama empat bulan, tentu atas prakarsa sang Mama tercinta. Apa juga salah Linda jika hingga saat ini tidak menemukan sosok pria dari pasangan Blind date yang cocok. Giliran Linda merasa cocok malah si pria yang merasa tidak cocok. Apalagi tidak jarang justru pria aneh yang ditemuinya. Walaupun memang kelakuan murid - muridnya jauh lebih aneh. "Mama nggak mau tahu, pokoknya kamu harus ketemu anak temen mama weekend ini. Nggak ada alasan, Titik!!!" "Please Mama, Linda capek, libur dulu deh dua Minggu yaa... yaa... pulang ke Bandung weekend itu bikin darah tinggi, macet parah Mama!" "No... No... No!!!" "Mama... Ah pusing... Linda mending kabur aja!!!" "Ide bagus itu, kalau bisa pergi ke tempat yang Mama nggak bisa hubungin kamu!!! Yang jauh biar kamu sekalian dipecat jadi ASN!" Percakapan antara aku dan Mama yang berjarak sekitar 152 km itu dalam sekejap berubah berjarak ratusan tahun. Aku akhirnya benar-benar berada di tempat yang tak akan terjangkau bahkan oleh Mama. Berada di kerajaan dengan catatan sejarah paling berdarah. Apakah aku telah dikutuk oleh ibuku seperti Malin kundang? Atau karena namaku MALINda Rengganis Puteri, jadi nasib kamipun sama? "MAMA... LINDA MAU PULANG!!!" PERHATIAN!!! Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada beberapa kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa berarti sebagian cerita diangkat dari kisah nyata dalam sejarah.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines