Heart Beat Melody

Heart Beat Melody

  • WpView
    Reads 3,663
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 10, 2014
WpInfo
Fiction
Romance
Jauhnya Perancis, indahnya menara Eiffel sama sekali tak meluruhkan perasaanku. Justru pikiran ini semakin dimonopoli olehnya.... Aku Asa Cemara, seorang wartawan koran lokal, sedang jatuh cinta terhadap seorang pelukis ternama. Pertemuan yang hanya terjadi sekali, dilanjut lewat beberapa email sederhana. Namun Aku begitu terobsesi untuk bertemu dengannya lagi, benar-benar tak bisa melupakannya.....
All Rights Reserved
#360
bintang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renjana Semesta [✔️]
  • KISAH SINGA DAN GADIS PEMBAWA AIR✓ [TERBIT]
  • A Little Foolishness (END) - PINDAH KE KUBACA
  • Paris In Love
  • From Goodbye to Hello; two weeks in Europe
  • BOBOIBOY : ANGKARA LAIN
  • The Last Player [Boboiboy x Reader x SpyxFamily] || COMPLETED ✓
  • Les Étoiles: Stars Above Paris
  • MARRY YOU? [END]
  • THE PLANETS & THEIR WOUNDS (Planet dan lukanya)

"Atau mungkin ini bukan kebetulan? Mungkin ini takdir." Aku masih ingat betul bagaimana laki-laki tinggi tegap dengan senyum lebar itu bisa membuatku jatuh cinta- jatuh cinta yang teramat dalam- sebelum akhirnya harus kandas karena ia lebih memilih untuk bersama sahabatku. Aku bisa apa? Sembilan tahun bukanlah waktu yang singkat bagiku untuk melupakan Rama, seorang laki-laki yang masih menetap di hatiku, bahkan hingga saat ini. Setelah ia berpisah dengan Lyra, sahabatku, dan memutuskan untuk melanjutkan studi ke Jerman, kami tidak pernah lagi berhubungan satu sama lain. Hanya aku yang masih seringkali memimpikan dirinya setiap malam dan berharap semuanya bukanlah mimpi. Sampai suatu ketika, aku yang berprofesi sebagai fashion designer memenuhi undangan sebuah acara peragaan busana di London. Siapa sangka aku bertemu kembali dengan pusat semesta milikku setelah sekian lama aku berusaha melupakannya? Semua harapan yang dulu harus kutanam dalam-dalam justru mulai tumbuh semakin besar, tanpa mengetahui seharusnya aku tidak boleh membiarkan benih itu subur kembali. Ada yang lebih pahit daripada perpisahan; menyadari semesta tidak pernah mendukung pertemuan itu sedari awal. Namaku Karina, dan aku tidak mengerti bagaimana renjana milik semesta bekerja padaku. Selesai: Juli 2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines