Love Secret : Mentari Rembulan

Love Secret : Mentari Rembulan

  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 2, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Memang benar jika ada yang mengatakan kalau cinta itu buta. Ya, memang buta. Sampai-sampai aku tidak tahu kapan dan kearah mana aku melangkah atau, sia-sia kah semua yang aku lakukan selama ini. Salah kah bila aku mencintai seseorang yang tak mencintai ku? Aku pun masih bertanya-tanya tentang itu. Setiap hari aku selalu mencoba untuk tidak mencintai dirinya. Namun, semakin aku berusaha untuk melupakan semakin timbul rasa cinta ini. Entah kapan rasa ini mulai timbul. Saat kita pertama kenal? atau saat pertama kita sekelas? atau disaat kamu tahu aku mencintai kamu dan kamu malah mencintai orang lain. Aku sadar aku tak lebih baik dari dia. Namun, aku akan berusaha layaknya bintang yang bisa menemani rembulan walau aku hanya sebuah mentari yang hanya berada dibalik layar terangnya cahaya mu. Memang, cinta tak bisa dipaksakan untuk kearah mana dia akan mendarat. Namun, cinta juga tidak bisa dipaksakan kapan dan kemana ia akan lepas landas jika ia sudah mendarat di satu titik.
All Rights Reserved
#7
rahasiacinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Come Back
  • JANJI YANG TAK SEMPAT DITEPATI
  • Felicia> Januari With You
  • KEMBALI
  • Senja Yang Sunyi
  • Untuk Sebuah Nama
  • Langit Setelah Hujan [END]
Come Back

Ada dua hal yang rumit untuk diselesaikan, bukan dengan rumus pun dengan logika. Namun dari kerumitan itulah pelajaran dimulai. Cinta dan kehidupan, Ya, keduanya adalah hal yang bagiku rumit untuk diselesaikan. - - - - - - - - - - - - - - - - - Yang bercahaya akan selalu kalah dengan yang berkilau, ini kenyataan pada dunia nyata! Cahaya senja selalu terlihat redup dari rembulan, bukan halusinasi karena cahaya bintang pun tak akan pernah terlihat di cakrawala kala sang purnama datang. Ufuk selalu bercerita tentang itu padaku, dan aku, hanyalah pendengar setia dibawah kehangatan sinar sang mentari. -Gema Giffari Danuega- Malam bilang kamu sudah sepenuhnya ada di kehidupanku tapi katamu, kamu belum sepenuhnya ada. Lantas siapa yang berbohong kepadaku? Kamu, atau malam yang memang sengaja menutupi kehidupanku. -Keenaya Azalea Adzani-

More details
WpActionLinkContent Guidelines